OASE
Al-Qur’an Ungkap Nilai Waktu yang Sering Diabaikan
AKTUALITAS.ID – Banyak yang tidak sadar, mayoritas umat Muslim saat ini sedang berjalan dengan kepala terjungkel menuju jurang kebangkrutan akhirat. Menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game, menggulir media sosial, melamun, hingga bersenda gurau tanpa arah dianggap hal biasa. Padahal, Islam memandang tabiat ini sebagai bentuk puncak kerugian yang paling menjijikkan!
Pakar sosiologi Islam, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, melontarkan kalimat tamparan keras yang seharusnya membuat kaum rebahan merinding:
“Menyia-nyiakan waktu itu jauh lebih berbahaya dan lebih kejam daripada kematian! Kematian hanya memutus hubunganmu dengan dunia dan penduduknya, tetapi menyia-nyiakan waktu akan memutuskan hubunganmu dari Allah dan negeri akhirat!”
Sumpah Allah yang Kerap Disepelekan Manusia Lalai
Mengapa waktu begitu sakral? Al-Qur’an secara agresif mencatat bahwa Allah SWT sampai harus turun tangan bersumpah menggunakan nama-nama waktu, mulai dari Wal-’Ashr (Demi Masa), Wal-Lail (Demi Malam), hingga Wad-Dhuha. Ketika Sang Pencipta bersumpah atas nama makhluk-Nya, itu adalah sinyal darurat bahwa ada urgensi besar yang sedang dipertaruhkan.
Riset ilmiah dalam jurnal ‘Manajemen Waktu Dalam Islam’ karya Hasnun Jauhari Ritonga membongkar fakta tak terbantahkan: indikasi utama keimanan dan tolok ukur ketakwaan seorang Muslim dinilai dari caranya memperlakukan waktu. Jika Anda masih suka menunda-nunda amal saleh dan menunggu hari esok untuk bertobat, selamat—Anda resmi masuk dalam golongan manusia yang merugi, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Al-Asr!
Belajar dari Visi Futurologi Nabi Yusuf: Strategi 14 Tahun Pembantaian Krisis!
Manusia modern kerap berdalih tidak punya waktu untuk menata hidup. Mari tengok mukjizat manajemen waktu super ketat yang dipraktikkan Nabi Yusuf AS. Beliau berhasil menyelamatkan peradaban Mesir kuno dari kiamat kelaparan murni karena kehebatannya menyusun cetak biru (blueprint) masa depan selama 14 tahun!
Nabi Yusuf membagi alokasi waktu secara presisi: 7 tahun fokus habis-habisan memproduksi pangan dan membangun lumbung raksasa berteknologi tinggi, demi bertahan hidup pada 7 tahun masa paceklik berikutnya.
Al-Qur’an melalui kisah ini mengajari kita bahwa hidup tanpa perencanaan adalah tindakan konyol. Surat Al-Mulk ayat 22 menyindir keras: “Apakah orang yang berjalan terjungkel di atas mukanya itu lebih mendapat petunjuk, ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?”
Kenikmatan Palsu yang Menipu dan Modus “Pencuri Waktu”
Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari sudah mewanti-wanti bahwa ada dua nikmat yang paling sering menipu dan menjerumuskan manusia: Kesehatan dan Waktu Senggang.
Bahkan, Al-Qur’an sampai mendikte etika sosial demi melindungi waktu umatnya dari para “pencuri waktu” terselubung. Contohnya, larangan bertamu tanpa melihat kondisi penerimaan tuan rumah (Surat An-Nur: 27). Mengobrol berbusa-busa tanpa manfaat, berangan-angan kosong, atau bertamu hingga mengganggu jadwal ibadah orang lain adalah taktik setan untuk membuang aset paling berharga manusia.
Hasan Al-Bashri bahkan membandingkan mentalitas para sahabat Nabi dengan manusia akhir zaman: “Para sahabat itu jauh lebih pelit terhadap umur dan waktu mereka daripada kalian terhadap uang dan dirham kalian!”
Ingat, waktu harian kita dilindungi oleh keberkahan doa subuh Rasulullah SAW: “Ya Allah, berkahilah umatku di masa paginya.” Jika fajar telah menyingsing dan Anda masih meringkuk di balik selimut sambil membuang waktu secara batil, jangan heran jika hidup Anda dipenuhi kesialan dan jauh dari rida-Nya. Detik ini juga, jam pasir kehidupan Anda sedang terkikis habishentikan kesia-siaan sebelum malaikat maut datang menjemput tanpa penundaan! (Mun)
-
RIAU08/07/2026 13:45 WIBKapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau
-
NUSANTARA08/07/2026 08:30 WIBHeboh ASN Pandeglang Diduga LGBT
-
FOTO08/07/2026 22:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo dan PM India Modi Kunjungi Candi Prambanan
-
DUNIA08/07/2026 08:00 WIBBom Guncang Damaskus Saat Macron Berkunjung
-
NASIONAL08/07/2026 13:30 WIBAnak Menkeu Bantah Tudingan Bermain Judi Lewat Polymarket
-
NASIONAL08/07/2026 12:00 WIBRieke Minta KY dan MA Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Penanganan PK Nikita Mirzani
-
NASIONAL08/07/2026 14:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Asal Dana Amplop untuk Raja Juli
-
EKBIS08/07/2026 10:30 WIBRupiah Ambrol ke Rp17.987 per Dolar