POLITIK
PDI Perjuangan Dorong DPR Kebut Pembahasan RUU Pemilu
AKTUALITAS.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan pentingnya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di DPR. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan regulasi pemilu sangat krusial karena menyangkut kedaulatan rakyat.
“Pemilu mencakup hajat hidup orang banyak yang dimanifestasikan dalam suara rakyat yang secara merdeka dan berdaulat menyampaikan pilihannya,” ujar Hasto, Sabtu (18/4/2026).
Ia menekankan bahwa pemilu sebagai mekanisme lima tahunan harus dipersiapkan secara matang, termasuk melalui pembaruan regulasi sesuai perkembangan zaman. PDIP mendorong kerja sama lintas fraksi agar pembahasan RUU Pemilu tidak berlarut-larut.
“PDI Perjuangan mendorong kerja sama dengan fraksi-fraksi agar segera dilakukan pembahasan Undang-Undang Pemilu,” katanya.
Hasto mengungkapkan PDIP telah melakukan berbagai persiapan internal untuk merumuskan isu-isu strategis dalam revisi UU Pemilu. Persiapan dilakukan melalui forum diskusi dan workshop yang membahas sistem pemilu, ambang batas minimal, serta peningkatan independensi penyelenggara pemilu.
Menurutnya, percepatan pembahasan RUU Pemilu menjadi krusial karena tahapan pemilu membutuhkan waktu panjang dan harus dirancang sejak dini. “Percepatan ini penting agar seluruh tahapan pemilu dapat dipersiapkan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pungkasnya.
Dorongan PDIP ini menegaskan urgensi regulasi pemilu sebagai fondasi demokrasi Indonesia, sekaligus memastikan tahapan menuju Pemilu 2029 dapat berjalan lebih terstruktur dan berkualitas. (Bowo/Mun)
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
RAGAM19/04/2026 15:30 WIBDiabetes Bisa Dikendalikan dengan Pola Hidup Sehat
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
NASIONAL19/04/2026 13:00 WIBTNI Tegaskan Operasi di Papua Tak Terkait Kematian Anak
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana
-
EKBIS19/04/2026 11:30 WIBMinggu Ini Emas Antam Bertahan di Level Tertinggi Rp2,884 Juta