EKBIS
Emas Antam Turun Dua Hari Beruntun
AKTUALITAS.ID – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, (17/3/2026). Tren pelemahan ini melanjutkan penurunan yang terjadi sehari sebelumnya.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini turun sebesar Rp4.000 menjadi Rp2.988.000 per gram. Sebelumnya, pada Senin (16/3/2026), harga emas berada di level Rp2.992.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga ikut terkoreksi. Harga buyback emas Antam hari ini turun Rp4.000 menjadi Rp2.740.000 per gram.
Harga buyback ini merupakan patokan bagi masyarakat yang ingin menjual emasnya kembali ke Antam. Dengan demikian, setiap gram emas yang dijual akan dihargai sesuai nilai buyback tersebut.
Meski mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026, yakni di level Rp3.168.000 per gram. Sementara harga buyback saat itu mencapai Rp2.989.000 per gram.
Pergerakan harga emas Antam dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta kondisi ekonomi internasional.
Dengan tren yang masih fluktuatif, investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga emas sebelum mengambil keputusan investasi. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO17/03/2026 12:09 WIBFOTO: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 1.545 Pekerja United Tractors
-
JABODETABEK16/03/2026 16:30 WIBUsut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Periksa 86 CCTV
-
OLAHRAGA16/03/2026 16:00 WIBTaklukkan Persido 2-1, Persipuncak Melaju ke Final Liga 4 Papua Tengah
-
DUNIA16/03/2026 15:00 WIBErdogan Tuding Israel “Jaringan Haus Darah” di Timur Tengah
-
RAGAM16/03/2026 15:30 WIBSuhu Laut Hangat Dorong Pembentukan Siklon di Indonesia
-
NASIONAL16/03/2026 18:30 WIBUji KUHP-UU ITE yang Dilayangkan Roy Suryo dkk, Ditolak MK
-
PAPUA TENGAH16/03/2026 20:00 WIBPencarian Robianus Kehek yang Tenggelam di Dermaga Poumako Masuk Hari Kedua
-
EKBIS16/03/2026 17:00 WIB25 Provinsi Alami Kenaikan IPH Dipicu Harga Cabai dan Daging