JABODETABEK
Pramugari Oshima Yukari Resmi Diidentifikasi sebagai Korban Kebakaran Glodok Plaza
AKTUALITAS.ID – “Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat, yang terjadi pada Jumat (24/1/2025). Salah satu korban yang teridentifikasi adalah Oshima Yukari, seorang pramugari berusia 29 tahun.
Kepala Biro Dokter Polisi (Karo Dokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama mengungkapkan bahwa ketiga korban dikenali melalui metode postmortem dan antemortem.
Body part dengan nomor PMJ/Glodok/004, yang teridentifikasi sebagai Oshima Yukari, cocok dengan 11 data antemortem yang dicatat.
Selain Oshima, dua korban lainnya yang berhasil diidentifikasi adalah Zuki Fitria Raja (42) dan Aulia Belina Harupak (28). Tim DVI terus bekerja untuk mengidentifikasi sisa body part yang telah diterima dari pihak pemadam kebakaran dan petugas kepolisian, dengan total 14 laporan korban hilang dan 19 sampel DNA yang diterima untuk proses antemortem.
Tragedi kebakaran di Glodok Plaza telah menimbulkan kepanikan dan kesedihan di masyarakat, dan upaya identifikasi menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban.” (Damar Ramadhan)
-
RIAU11/04/2026 16:30 WIBRatusan Warga Geruduk Sebuah Rumah yang Diduga Jadi Sarang Narkoba
-
JABODETABEK11/04/2026 21:30 WIBPerkuat Persatuan dan Teguhkan Identitas Jakarta di Lebaran Betawi
-
NASIONAL11/04/2026 23:00 WIBKPK Amankan Politisi PDIP yang Juga Adik Bupati Tulungagung
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 22:00 WIBManajemen Freeport dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB ke-24 Periode 2026-2028
-
DUNIA11/04/2026 20:30 WIBUni Eropa Didesak Tangguhkan Perjanjian Asosiasi Dengan Israel
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 16:00 WIBBiasakan Hidup Bersih, Warga Diajak Gotong Royong Bersihkan Halaman Gereja
-
NASIONAL11/04/2026 18:00 WIBPanglima TNI Dampingi Presiden RI Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara Tahap VI
-
DUNIA12/04/2026 12:00 WIBIsrael Disebut Akan Ganggu Gencatan Senjata Iran dan AS