NASIONAL
Iklim Investasi Terganggu, Waka MPR: Berantas Premanisme Berkedok Ormas
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) telah mengganggu iklim investasi di Indonesia dan dapat merusak reputasi sektor industri di mata internasional. Menurut Eddy, aksi premanisme yang terjadi di kawasan industri seperti di Bekasi dan Karawang, di mana ormas menyegel akses pabrik dan mengganggu jalannya operasional, harus segera diberantas.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Cirebon pada Senin (17/3/2025), Eddy menjelaskan gangguan semacam ini berdampak besar pada perekonomian Indonesia, khususnya dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. “Premanisme yang meresahkan dunia usaha tidak hanya merusak citra investasi, tetapi juga menyebabkan ketidakmampuan dalam menyerap tenaga kerja yang terdidik,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti para investor cenderung menahan investasi mereka dengan alasan ketidakpastian hukum yang ditimbulkan oleh gangguan ormas ini. Bahkan, beberapa perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia memilih untuk memindahkan investasi mereka ke negara lain untuk menghindari gangguan tersebut.
Eddy pun mendesak agar semua pihak terkait, terutama pemerintah dan aparat penegak hukum, untuk bertindak tegas dalam menanggulangi fenomena ini. “Penegakan hukum yang jelas dan konsisten adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif,” tegasnya. (Mun/Yan Kusuma)
-
FOTO31/03/2026 18:00 WIBFOTO: Zulhas Buka Rakernas I PAN
-
JABODETABEK31/03/2026 14:30 WIBKaryawati Jakpus Jadi Korban Kekerasan Seksual Atasan
-
RIAU31/03/2026 18:17 WIBNelayan Meranti Terima 20 Mesin Ketinting, Kapolda Riau Dorong Ekonomi Pesisir
-
NASIONAL31/03/2026 14:00 WIB3 Prajurit TNI Gugur, DPR Desak RI Lawan Israel
-
NUSANTARA31/03/2026 06:30 WIBBuron 4 Hari, Pembunuh Staf Bawaslu Akhirnya Menyerah
-
RAGAM31/03/2026 13:30 WIBBRIN Ingatkan Risiko Panen Turun Akibat Cuaca Ekstrem
-
NASIONAL31/03/2026 18:31 WIBKronologi Dokter Magang di Cianjur Meninggal Dunia usai Tangani Pasien Campak
-
NASIONAL31/03/2026 19:00 WIBPemerintah dan Pertamina Sepakat Harga BBM Batal Naik