Connect with us

NASIONAL

Respon Bencana Alam di Sumatera Polri Kirim Paket Obat-obatan dan Tim Kesehatan

Aktualitas.id -

Sespusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Farid Amansyah (kedua kiri) bersama jajaran Mabes Polri memberikan keterangan pers di Mako Polisi Udara Polri, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025). Divisi Humas Polri

AKTUALITAS.ID – Musibah bencana alam melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh sejak beberapa hari kemarin.

Merespon insiden bencana alamtersebut Pusdokkes Polri mengirimkan paket obat-obatan dan tim kesehatan khusus ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membantu pertolongan para korban terdampak bencana alam.

Sespusdokkes Polri Brigadir Jenderal Polisi dr. Farid Amansyah, mengatakan bahwa pengiriman bantuan medis tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

“Berdasarkan asesmen lapangan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar, Biddokkes Polri mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan,” katanya di Mako Polisi Udara, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11/2025).

Ia menyebut bahwa setiap kepolisian daerah terdampak menerima bantuan dengan jumlah yang sama.

“Hari ini dikirimkan 59 paket obat-obatan per polda, yang kami kemas dalam sembilan koli,” ucapnya.

Selain pengiriman logistik kesehatan, Pusdokkes Polri juga menurunkan tim khusus untuk memperkuat layanan medis di lokasi bencana.

“Biddokkes Polri telah menyiapkan tim DVI, tim kesehatan lapangan, serta tenaga pendukung lainnya untuk membantu identifikasi korban dan layanan kesehatan di lokasi bencana,” ucapnya.

Pengiriman dukungan medis ini diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan optimal, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat bencana.

Pada Sabtu pagi, Polri mengirimkan bantuan makanan, logistik, dan peralatan penyelamatan untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Bantuan itu dikirim menggunakan dua pesawat Polri berjenis Fokker dan CN. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, terutama kelompok rentan, seperti ibu dan anak.

(Yan Kusuma/goeh)

Continue Reading

TRENDING