Connect with us

NASIONAL

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Raja Saudi Kirim 100 Ton Kurma untuk Masyarakat Indonesia

Aktualitas.id -

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (kedua kanan) pada secara simbolik menerima 100 ton kurma dari Raja Salman dari Arab Saudi, diwakili oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi (kanan) dan perwakilan KS Relief (ketiga kiri), di Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Antara/Katriana/aa.

AKTUALITAS.ID – Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi mengatakan pemberian kurma tersebut sejalan dengan arahan langsung Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz, dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz.

“Pemberian hadiah ini merupakan penegasan terhadap kuatnya hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, di mana hubungannya sekarang sudah mencapai level yang strategis,” katanya di Jakarta, Rabu (11/2/2027).

Bantuan tersebut juga untuk menekankan betapa dalamnya hubungan yang terjalin antara kedua pemerintahan.

Dubes berharap pemberian kurma tersebut dapat memenuhi kebutuhan umat Islam di Indonesia dan mereka dapat menyambut Ramadan dengan penuh bahagia.

Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas pemberian kurma tersebut, dan berjanji untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada mereka yang berhak.

“Tahun ini mendapatkan kurma yang paling berkualitas baik, kurang lebih 100-90 ton,” kata Menag dalam acara penyerahan kurma di Kementerian Agama, Jakartam

Menurut Menag, kurma, terutama dari Arab Saudi, bagi masyarakat Indonesia seperti buah-buah spiritual dan memiliki tempat tersendiri di hati mereka.

“Asumsi masyarakat Indonesia terhadap kurma itu sebagai makanan pembuka puasa. Sehingga di dalam masyarakat Indonesia, rasanya tidak istimewa puasa itu kalau tidak dibuka dengan buah kurma,” katanya.

Menag menambahkan bahwa untuk tahun ini, bantuan kurma dari Arab Saudi juga akan didistribusikan ke ibu kota baru di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Kami sudah berkomunikasi dengan ketua otoritanya. Dan insya Allah kami juga akan alokasikan sebagian ke ibu kota baru,” ujarnya.

(Ari Wibowo/goeh)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version