Connect with us

NASIONAL

Eddy: Strategi Prabowo Bikin Ekonomi RI Tetap Stabil

Aktualitas.id -

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi strategi diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global, termasuk pasca gencatan senjata Iran dan Amerika Serikat.

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, memberikan apresiasi terhadap langkah diplomasi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Menurut Eddy, pendekatan diplomasi damai yang konsisten menjadi faktor penting dalam meredam dampak gejolak global terhadap perekonomian nasional.

“Konsistensi Presiden Prabowo dalam mengedepankan diplomasi damai dan deeskalasi konflik mencerminkan politik luar negeri bebas aktif yang berdampak langsung pada stabilitas nasional,” ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Ia menilai, keberhasilan menjaga stabilitas harga energi di Indonesia menjadi salah satu indikator nyata dari efektivitas strategi tersebut. Bahkan, kondisi harga energi di Indonesia dinilai lebih terkendali dibandingkan beberapa negara lain di kawasan.

Eddy menjelaskan bahwa konflik global, khususnya di Timur Tengah, berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia dan mendorong kenaikan harga berbagai komoditas strategis.

Karena itu, setiap upaya deeskalasi konflik, termasuk gencatan senjata, dinilai memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“Ketika harga energi global lebih terkendali, tekanan terhadap APBN berkurang, subsidi energi tetap terjaga, dan daya beli masyarakat bisa dipertahankan,” jelasnya.

Meski demikian, Eddy menekankan bahwa diplomasi luar negeri harus diimbangi dengan kebijakan domestik yang kuat, terutama dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia mendorong percepatan transisi energi, termasuk pengembangan energi baru terbarukan, elektrifikasi sektor transportasi dan industri, serta pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil impor.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan cadangan energi strategis dan optimalisasi peran BUMN energi dalam menjaga stabilitas distribusi.

Menurutnya, ketahanan energi merupakan bagian penting dari kedaulatan nasional yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Eddy menegaskan bahwa keberhasilan diplomasi harus diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret di dalam negeri, agar Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dan energi di tengah ketidakpastian global. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version