Connect with us

NUSANTARA

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon Setelah Dua Pekan Buron

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Muhammad Axel Herman Miller (9), putra dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Maman Suherman. Pelaku pembunuhan berhasil ditangkap setelah sempat buron selama hampir dua pekan sejak peristiwa tragis tersebut terjadi.

Pelaku berinisial HA (30) ditangkap pada Jumat (2/1/2025) sore oleh tim gabungan Satreskrim Polres Cilegon dan Ditreskrimum Polda Banten. HA diketahui merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan, dan diamankan tanpa perlawanan di kawasan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan anak politisi PKS tersebut. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, pelaku sudah tertangkap,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2025) malam.

Namun demikian, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci identitas lengkap, kronologi penangkapan, maupun motif pelaku, karena masih menunggu hasil pemeriksaan mendalam.

“Nanti akan kami sampaikan saat ekspose resmi,” tambahnya singkat.

Diketahui sebelumnya, Muhammad Axel Miller ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, pada Selasa (16/12) lalu. Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya yang masih berusia 11 tahun, dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kakak korban kemudian segera menghubungi sang ayah dan meminta pertolongan. Maman Suherman yang saat itu berada di tempat kerja di kawasan Ciwandan langsung bergegas pulang ke rumah.

Setibanya di lokasi, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasus pembunuhan anak politisi PKS Cilegon ini sempat menyita perhatian publik. Polisi memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga tuntas. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version