Connect with us

NUSANTARA

Rumah Warga Tertimpa Pohon, Akibat Diterpa Angin Kencang

Aktualitas.id -

Sebuah rumah milik Abdul Ramil (46), seorang petani warga Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat tertimpa pohon saat kawasan pedalaman tersebut dilanda hujan lebat disertai angin kencang. Hingga Kamis (14/5/2026) pohon tumbang tersebut sudah mulai dibersihkan dari lokasi kejadian. (dok. BPBD Aceh Barat).

AKTUALITAS.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan pohon besar yang berada di dekat pemukiman warga roboh dan langsung menimpa bangunan rumah milik Abdul Ramil (46), seorang petani warga Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan personel ke Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, setelah sebuah rumah warga di kawasan pedalaman itu tertimpa pohon akibat bencana alam angin kencang.

“Tidak ada masyarakat yang menjadi korban jiwa dalam bencana alam ini, namun atap rumah warga rusak parah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal, Kamis (14/5/2026).

Pihaknya bersama masyarakat juga turut melakukan proses pembersihan pohon secara gotong-royong dan turut dibantu oleh unsur gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Barat, Damkar Pos Kaway XVI, Polsek, dan Koramil setempat.

“Saat ini pohon tumbang sudah selesai dibersihkan. Kami terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan tidak ada lagi rumah warga yang terdampak cuaca buruk,” katanya.

BPBD Aceh Barat juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh Barat, mengingat sampai saat ini kawasan tersebut masih dilanda hujan lebat disertai angin kencang.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, BPBD Aceh Barat juga sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk meringankan beban keluarga korban.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar dan material bangunan, antara lain beras empat sak, dua kotak mi instan, tiga liter minyak goreng, tiga paket perlengkapan matras dan selimut, 10 lembar seng, dan satu kotak paku seng untuk perbaikan atap.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version