Connect with us

OASE

Bukan Sekadar Bacaan, Ini Keutamaan Surat Al Furqan yang Jadi Jalan ke Surga dan Penguat Akhlak

Aktualitas.id -

Surat Al Furqan, Foto; Ist

AKTUALITAS.ID – Surat Al Furqan, urutan ke-25 dalam mushaf Alquran, merupakan salah satu surat Makkiyah yang sarat akan makna. Terdiri dari 77 ayat, nama “Al Furqan” sendiri memiliki arti “Pembeda”, yang diambil dari ayat pertama surat ini.

Lalu, mengapa surat ini disebut sebagai ‘Sang Pembeda’?

Nama Al Furqan merujuk langsung kepada Alquran itu sendiri. Alquran dinamakan Al Furqan karena fungsinya yang fundamental, yakni membedakan secara jelas antara mana yang hak (kebenaran) dengan mana yang batil (kebatilan).

Secara spesifik, surat ini berisi ayat-ayat yang menegaskan perbedaan antara kebenaran Tauhid (Keesaan Allah SWT) dengan kebatilan kepercayaan syirik atau menyekutukan Allah.

Ringkasan Pokok Kandungan Surat Al Furqan

Surat Al Furqan yang terdiri dari 77 ayat mencakup berbagai pokok bahasan penting dalam akidah dan kisah umat terdahulu. Berikut adalah ringkasan pokok kandungannya:

1.- Kekuasaan Allah (Ayat 1-3): Penegasan tentang kekuasaan mutlak Allah SWT di alam semesta dan keharmonisan ciptaan-Nya.

  1. Tuduhan Palsu Kafir (Ayat 4-6): Bantahan terhadap tuduhan orang-orang kafir yang menyebut Alquran sebagai kebohongan.
  2. Keraguan Kerasulan (Ayat 7-15): Menjawab keheranan orang kafir mengenai diutusnya seorang Rasul dari golongan manusia biasa.
  3. Dialog Hari Kiamat (Ayat 16-18): Gambaran dialog antara Allah dengan sesembahan orang-orang kafir pada hari kiamat.
  4. Kemanusiaan Rasul (Ayat 19-20): Penjelasan bahwa para rasul sebelumnya juga berasal dari golongan manusia.
  5. Penyesalan di Hari Kiamat (Ayat 21-34): Kondisi manusia yang tidak membenarkan Alquran dan penyesalan mereka kelak.
  6. Kisah Umat Terdahulu (Ayat 35-44): Pelajaran dari kisah Nabi Musa, Nuh, kaum ‘Ad, Samud, dan penduduk Rass.
  7. Tanda Kekuasaan Alam (Ayat 45-62): Pembahasan mengenai tanda-tanda kekuasaan Allah di alam, seperti pergantian siang dan malam.
  8. Proses Alamiah (Ayat 45-53): Penjelasan mengenai proses terjadinya hujan dan fenomena alam lainnya.
    10.- Penciptaan Manusia (Ayat 54-62): Penjelasan mengenai proses penciptaan manusia dan alam semesta.
    11.- Sifat Hamba Allah (Ayat 63-77): Penjabaran karateristik mulia hamba Allah (Ibadurrahman) yang akan memperoleh kemuliaan.

Keutamaan Mengamalkan Surat Al Furqan

Selain memiliki kandungan makna yang dalam, mengamalkan Surat Al Furqan juga diyakini memiliki berbagai keutamaan luar biasa bagi pembacanya.

Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah beberapa keutamaan dari Surat Al Furqan:

  1. 1 – Jalan Menuju Surga
    Rutin membaca Surat Al Furqan, khususnya di setiap malam, diyakini dapat menjadi jalan bagi seorang hamba untuk masuk surga. Abi Al-Hasan meriwayatkan bahwa barangsiapa membacanya setiap malam, Allah tidak akan mengazabnya, tidak akan menghisabnya, dan menempatkannya di Surga Firdaus.
  2. 2 – Mendapatkan Karunia Akhlak yang Teguh
    Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang membaca surat ini akan dikaruniai keimanan yang teguh terhadap hari akhir dan hari kebangkitan. Hal ini akan berdampak pada penguatan akhlak dan karakter seseorang.
  3. 3 – Menghapus Azab
    Keutamaan lainnya adalah sebagai penghapus azab. Imam Musa al-Kazhim menganjurkan untuk rutin membacanya setiap malam agar Allah SWT menghapus azabnya dan menghadiahkan surga.
  4. 4 – Mempermudah Jodoh dan Kebaikan Keluarga
  5. Salah satu keutamaan yang paling dikenal dari surat ini terdapat pada ayat 74. Ayat ini merupakan doa yang sangat dianjurkan bagi mereka yang mencari pasangan hidup atau mendoakan kebaikan bagi keluarga. Doa tersebut berbunyi, “Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waij’alnaa lilmuttaqiina imaamaan.” (Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa). Ibnu Asyur menerangkan bahwa ayat 74-76 ini menunjukkan karakteristik hamba Allah yang memiliki visi kuat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga. Mengamalkan ayat ini diyakini dapat mempermudah seseorang mendapatkan jodoh dan membangun rumah tangga yang saleh di jalan Allah SWT.(Mun)

TRENDING

Exit mobile version