Connect with us

PAPUA TENGAH

Pencarian Robianus Kehek yang Tenggelam di Dermaga Poumako Masuk Hari Kedua

Aktualitas.id -

Tim SAR kembali melakukan pencarian Robianus Kehek di perairan Muara Poumako, Senin (16/3/2026). ( dok. Tim SAR Gabungan).

AKTUALITAS.ID – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Robianus Kehek (18), pemuda yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam di dermaga Pelabuhan Poumako, Timika.

Memasuki hari kedua, Senin (16/3/2026), pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIT dengan melibatkan masyarakat setempat dan pihak keluarga korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, I Wayan Suyatna, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk memperluas area penyisiran.

“Pada pencarian hari kedua ini tim SAR gabungan menggunakan 2 unit perahu karet bermesin 25 PK akan melaksanakan penyisiran perairan di sekitar Dermaga Poumako dengan perhitungan pasang surut air,” ujar I Wayan dalam keterangan tertulisnya, Senin pagi.

Ia juga berharap upaya maksimal yang dilakukan tim di lapangan dapat segera memberikan titik terang.

“Semoga pencarian hari kedua ini dapat membuahkan hasil dan korban dapat ditemukan,” sambungnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Timika, korban diketahui berada di dermaga sejak Minggu 15 Maret 2026, pukul 02.00 WIT dini hari untuk memancing ikan.

Naas, sekitar pukul 05.00 WIT, korban diduga terpeleset dan jatuh ke perairan hingga terseret arus.
Sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, keluarga dan warga setempat sempat berupaya melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi.

Namun, karena hasil nihil, warga bernama Ayub Sesa akhirnya melaporkan insiden ini ke Kantor SAR Timika pada sore harinya, pukul 15.25 WIT.

Merespons laporan tersebut, tim Rescue SAR Timika langsung dikerahkan menggunakan satu unit perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR) bermesin 25 PK pada Minggu sore.

Penyisiran dilakukan di sepanjang tepian perairan sekitar dermaga hingga ke titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban.

Meski pencarian dilakukan hingga pukul 19.00 WIT, kondisi di lapangan dan minimnya cahaya membuat tim belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan Robianus Kehek, sehingga operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi ini.

(Ahmad/goeh).

TRENDING

Exit mobile version