DUNIA
Hizbullah Klaim Serang Markas Militer dan Pabrik Senjata Israel dengan Misil dan Drone
AKTUALITAS.ID – Kelompok militan Hizbullah mengklaim telah melancarkan serangan besar terhadap Israel dengan menembakkan misil balistik dan menggunakan drone untuk menghancurkan beberapa fasilitas penting milik militer Israel, termasuk markas militer dan pabrik senjata.
Dalam pernyataan yang dirilis, Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka telah menargetkan institusi pertahanan utama Israel di Tel Aviv, serta fasilitas produksi senjata Israeli Weapons Industries (IWI), yang merupakan salah satu pemasok utama perlengkapan militer bagi Israel. Ini merupakan serangan pertama yang mengarah langsung ke pabrik senjata IWI.
Serangan udara tersebut dilaporkan terjadi setelah sirene peringatan menggema di seluruh wilayah pusat dan utara Israel, menandakan ancaman serangan udara. Meski demikian, militer Israel mengklaim berhasil mencegat beberapa proyektil yang diluncurkan, dengan Angkatan Udara Israel (IAF) mengonfirmasi bahwa beberapa misil berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran.
Hizbullah sendiri menegaskan bahwa serangan ini adalah bagian dari respons mereka terhadap tindakan Israel, namun dampak sebenarnya dari serangan ini belum bisa dipastikan. Ketegangan antara kedua pihak ini semakin memanas, memperburuk situasi yang sudah tegang di wilayah tersebut. (Enal Kaisar)
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
NASIONAL28/08/2026 17:00 WIBKabur ke Singapura, Bos Planet Batam Yuwanky Akhirnya Dicokok Bareskrim
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas
-
NASIONAL28/08/2026 19:00 WIBEks KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, DPR Minta Negara Jangan Rugi
-
DUNIA29/08/2026 00:00 WIBRudal & Drone Iran Hancurkan Aset Intelijen AS
-
RIAU28/08/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Pria Pembakar Lahan Sawit Gara-Gara Rokok
-
NUSANTARA28/08/2026 23:00 WIBKebakaran Gunung Arjuno Meluas
-
DUNIA28/08/2026 18:00 WIBTragis! Kebakaran di Rumah Sakit Pakistan Tewaskan 14 Bayi Baru Lahir

















