POLITIK
Bawaslu Minta KPU dan Pemerintah Segera Atur Penggunaan AI di Pemilu
AKTUALITAS.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan pentingnya pengaturan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pemilihan umum (Pemilu) untuk mencegah penyalahgunaan teknologi deepfake yang dapat merusak integritas pesta demokrasi.
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menekankan bahwa deepfake, yang merupakan bentuk rekayasa digital menggunakan AI, dapat mengubah wajah, suara, atau pernyataan tokoh politik sehingga menimbulkan opini publik yang salah.
“Penggunaan deepfake dalam kampanye pemilu dapat membahayakan peserta pemilu karena dapat membentuk opini publik yang tidak benar terhadap tokoh politik yang sedang berkontestasi,” ujar Bagja dalam Diskusi Media yang diselenggarakan oleh Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) di Media Center KPU RI, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Bagja menilai deepfake dapat merusak citra seseorang dan sulit untuk dihilangkan meskipun telah terbukti bahwa konten tersebut adalah rekayasa. Oleh karena itu, ia mendorong agar ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang deepfake dan AI secara umum, serta peraturan khusus dalam konteks kepemiluan.
Selain itu, Bagja juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) guna mencegah dampak negatif kecerdasan buatan dalam proses pemilu. Ia juga mengusulkan agar regulasi terkait AI diakomodasi dalam revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Pengaturan AI dalam pemilu juga didukung oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 166/PUU-XXI/2023 yang melarang penggunaan AI yang berlebihan dalam kampanye pemilu, terutama dalam hal manipulasi foto atau gambar.
Dengan demikian, Bawaslu menekankan pentingnya regulasi yang jelas dan tegas untuk mencegah penyalahgunaan AI dan deepfake dalam pemilu, serta menjaga integritas proses demokrasi di Indonesia. (Mun)
-
FOTO05/05/2026 16:08 WIBFOTO: Depinas SOKSI Siap Gelar Rapimnas di Bandung
-
NASIONAL05/05/2026 13:00 WIBSETARA: Peradilan Militer Lindungi Pelaku Kasus Aktivis Kontras
-
NASIONAL05/05/2026 14:00 WIBLangkah Tegas! Prabowo Luncurkan Rencana Aksi Lawan Ekstremisme
-
JABODETABEK05/05/2026 12:30 WIBNenek di Tangsel Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu
-
PAPUA TENGAH05/05/2026 16:00 WIBPFA Cari Bakat 2026: Menjelajah Tanah Papua Demi Menjaring Bintang Masa Depan
-
NUSANTARA05/05/2026 14:30 WIBPekerja Perumahan di Cianjur Tewas Tertimpa Beton
-
OTOTEK05/05/2026 13:30 WIBHP Android Bisa Dibobol Lewat Telegram
-
EKBIS05/05/2026 16:30 WIBPemerintah Siapkan Insentif 100 Ribu Mobil dan Motor Listrik

















