DUNIA
Kanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
AKTUALITAS.ID – Kanselir Jerman Friedrich Merz mengungkapkan bahwa Amerika Serikat saat ini tidak memiliki cukup persediaan rudal jelajah Tomahawk untuk ditempatkan di Jerman. Pernyataan ini memicu perhatian global terkait kondisi stok senjata strategis AS.
Dalam wawancara dengan penyiar publik ARD, Merz menyebut bahwa keterbatasan persediaan senjata membuat AS hampir tidak mungkin memasok sistem rudal tersebut ke Eropa dalam waktu dekat.
“Amerika tidak mempunyai cukup senjata untuk diri mereka sendiri saat ini,” ujar Merz.
Rudal Tomahawk sebelumnya dijanjikan untuk memperkuat sistem pertahanan Jerman dan Eropa, terutama dalam menghadapi dinamika keamanan global. Namun, kondisi stok yang menipis membuat rencana tersebut tertunda.
Sejumlah laporan media Amerika Serikat juga menguatkan pernyataan tersebut. Militer AS disebut telah menghabiskan sebagian besar persediaan rudalnya selama konflik dengan Iran.
Analisis Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menunjukkan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, AS telah menghabiskan sekitar 30 persen stok rudal Tomahawk, hampir 50 persen rudal Patriot, serta setengah dari sistem THAAD.
Kondisi ini menimbulkan risiko jangka pendek terhadap kesiapan militer AS, terutama jika harus menghadapi konflik besar lainnya. Para ahli memperkirakan butuh waktu antara tiga hingga lima tahun untuk memulihkan persediaan tersebut, meski produksi ditingkatkan.
Meski demikian, Merz menegaskan bahwa komitmen Amerika Serikat terhadap NATO tetap kuat, termasuk dalam hal pencegahan nuklir.
“Amerika adalah mitra terpenting kami dalam NATO,” tegasnya.
Meski stok senjata strategis AS dilaporkan menurun, para analis menilai negara tersebut masih memiliki kemampuan untuk menjalankan operasi militer dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, pemulihan persediaan akan menjadi tantangan besar di tengah meningkatnya ketegangan global. (Mun)
-
RAGAM24/06/2026 17:13 WIBDi Tengah Padatnya Aktivitas, Mashudi Benarto dan Elvi Cahyani Rayakan Dua Tahun Cinta dengan Makan Malam Romantis
-
NASIONAL24/06/2026 17:48 WIBKPK Telusuri Setoran PT Blueray Cargo ke BPOM dan Kemendag
-
POLITIK24/06/2026 13:00 WIBPengamat: Wacana 2 Periode Prabowo – Gibran Dinilai Punya Misi Tersembunyi
-
RIAU24/06/2026 12:45 WIBOperasi Senyap, Polresta Pekanbaru Gerebek Gudang Narkoba di Apartemen Mewah
-
POLITIK24/06/2026 20:00 WIBDPD: Politik Uang dan Hoaks Kian Menggerus Kualitas Demokrasi Indonesia
-
POLITIK24/06/2026 14:00 WIBGerindra Bantah Keras Isu Instruksi Budi Djiwandono Awasi Gibran
-
NUSANTARA24/06/2026 22:00 WIBHerman Deru Sambut Investor China, Proyek PLTA OKU Selatan Ditargetkan Perkuat Ketahanan Listrik Sumsel
-
NUSANTARA24/06/2026 14:30 WIBIbu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia

















