DUNIA
Israel Bombardir Gaza Lagi, 30 Orang Tewas di Tengah Gencatan Senjata
AKTUALITAS.ID – Ketegangan kembali memuncak di Jalur Gaza setelah Israel meluncurkan serangan udara yang menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina pada Selasa (28/10/2025), meski gencatan senjata dengan Hamas masih berlaku.
Juru bicara badan pertahanan sipil Gaza menyebut serangan tersebut menyasar beberapa titik di wilayah Gaza, termasuk Rumah Sakit Al Shifa. Lima orang dilaporkan tewas saat kendaraan yang mereka tumpangi terkena serangan langsung.
Serangan ini terjadi setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menuduh Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menyerang pasukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel). Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak terlibat dalam insiden penembakan di Rafah.
“Serangan Hamas hari ini terhadap prajurit IDF di Gaza merupakan pelanggaran jelas, yang akan ditanggapi IDF dengan kekuatan besar,” ujar Katz, dikutip dari AFP.
Sementara itu, Amerika Serikat sebagai mediator gencatan senjata menyatakan bahwa kesepakatan tetap berlaku meskipun terjadi baku tembak. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa pertempuran kecil bisa saja terjadi, namun tidak membatalkan gencatan senjata secara keseluruhan.
“Israel mungkin akan membalas, namun menurut saya gencatan senjata tetap berlaku,” kata Vance dalam wawancara dengan Fox News.
Gencatan senjata di Gaza semakin rapuh setelah Hamas gagal menyerahkan jenazah para sandera sesuai tenggat waktu. Hamas mengklaim bahwa proses pencarian dan pemulihan jenazah terhambat oleh kerusakan masif akibat perang dan serangan lanjutan dari Israel. (Mun)
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
Berita13/09/2026 23:00 WIBPolres Metro Jakarta Pusat Ungkap Peredaran 5,2 Kilogram Sabu di Cengkareng
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
POLITIK13/09/2026 06:00 WIBDPR: Tak Ada Force Majeure untuk Menunda Pilkades

















