OTOTEK
TikTok Rilis Fitur Kontrol Konten AI di FYP dan ‘Invisible Watermark’ Agar Pengguna Tak Tertipu
AKTUALITAS.ID – Platform media sosial TikTok resmi meluncurkan fitur baru bernama AI-generated content control yang memungkinkan pengguna mengatur seberapa banyak konten berbasis kecerdasan buatan (AI) muncul di laman For You.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya tren video AI yang tampak realistis namun berpotensi menyesatkan publik. Fitur tersebut tersedia di menu Manage Topics, di mana pengguna dapat menyesuaikan intensitas kemunculan konten AI layaknya memilih kategori seperti Tari, Olahraga, atau Kuliner.
“Manage Topics sudah memungkinkan orang menyesuaikan seberapa sering mereka melihat konten terkait lebih dari 10 kategori. Seperti kontrol tersebut, pengaturan AIGC bertujuan membantu orang menyaring beragam konten di feed mereka, bukan menghapus atau mengganti konten sepenuhnya,” tulis TikTok dalam blog resminya, dikutip dari TechCrunch, Rabu (19/11).
Fitur ini hadir di tengah maraknya video AI yang menyerupai kenyataan, termasuk konten bertema sejarah dan selebritas. Untuk memperkuat keamanan, TikTok juga mulai menguji teknologi invisible watermarking—penanda digital tak terlihat yang hanya bisa dibaca oleh sistem TikTok.
Teknologi watermark ini akan diterapkan pada konten AI yang dibuat menggunakan alat TikTok seperti AI Editor Pro, serta konten yang diunggah dengan metadata C2PA. Sebelumnya, TikTok telah menggunakan standar Content Credentials dari C2PA, namun metadata tersebut kerap hilang saat konten diposting ulang di luar platform.
Dengan invisible watermark, TikTok menambah lapisan pelabelan yang lebih andal dan konsisten, sehingga pengguna tidak mudah tertipu oleh konten AI palsu atau manipulatif.
Sebagai bagian dari komitmen melawan misinformasi berbasis AI, TikTok juga mengumumkan dana literasi AI senilai US$2 juta. Dana ini akan diberikan kepada organisasi dan pakar seperti Girls Who Code untuk memproduksi konten edukatif seputar keamanan digital dan literasi AI. (Mun)
-
NASIONAL25/06/2026 17:44 WIBKasus YTR, PPP Minta Negara Hadir Berikan Pendampingan Maksimal
-
POLITIK25/06/2026 17:00 WIBDemokrat 10 Tahun Oposisi Tanpa Main Mata dengan Kekuasaan
-
NASIONAL25/06/2026 16:16 WIBBahlil Buka Kartu! Ada 120 Sumur Minyak Baru, RI Siap Kurangi Impor BBM
-
RAGAM25/06/2026 16:00 WIBTidur Dekat HP Jadi Kebiasaan Buruk Generasi Digital
-
POLITIK25/06/2026 14:00 WIBPengamat SDI: UU Perampasan Aset Jawab Kerinduan Rakyat
-
NASIONAL25/06/2026 16:47 WIBHarga Pertamax Diprediksi Turun per 1 Juli 2026
-
EKBIS25/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Jeblok ke Titik Terendah
-
POLITIK25/06/2026 17:20 WIBPengamat: Pengacara Profesional akan Berpikir Ulang Bela Jokowi dalam Kasus Ijazah

















