Connect with us

NUSANTARA

Omzet Rumah Makan di Aceh Tamiang Berangsur Pulih

Aktualitas.id -

Arnis, pemilik sebuah rumah makan bernama Salero Awak di Aceh Tamiang. Humas Bakom RI.

AKTUALITAS.ID – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera dan Aceh telah memporak-porandakan semua lini kehidupan masyarakat tak terkecuali perekonomian warga.

Omzet sebuah rumah makan bernama Salero Awak milik Ibu Arnis di Aceh Tamiang, Aceh, kini berangsur pulih setelah melewati masa sulit pascabencana.

“Alhamdulillah omzetnya bagus. Walaupun dengan keterbatasan. Insya Allah ada kehidupan baru di balik musibah ini. Pasti ada peningkatan ekonomi, terutama Indonesia,” kata Arnis, dikutip di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Ibu Arnis lalu mengungkapkan bahwa ia baru kembali membuka rumah makannya sekitar enam hari terakhir, setelah melalui proses pembersihan yang panjang dan melelahkan.

Lumpur sisa banjir dengan ketinggian hingga satu meter, ujarnya memenuhi seluruh area usaha sehingga membuat peralatan dapur dan perabotan berserakan.

“Tiga minggu (pembersihan). Seminggu kita dengan nyorong (bersihkan) lumpurnya saja. Lumpurnya sedalam satu meter. Posisi alat-alat berserakan. Meja di atas meja, lemari di atas meja,” kata dia.

Di tengah kerusakan yang ditinggalkan bencana, Arnis memilih untuk memaknai musibah dengan keteguhan hati. Baginya, kehilangan adalah ujian yang harus dikembalikan kepada Sang Mahakuasa.

“Kalau nengok apa, sedih ya, tapi itu hanya titipan kan. Kita kembalikan saja ke Yang Kuasa,” ujarnya.

Keputusan untuk bangkit dan kembali berjualan tidak lepas dari rasa tanggung jawab kemanusiaan. Ibu Arnis mengaku memiliki 15 orang karyawan, sebagian di antaranya merupakan janda dan berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Banyak dari para pekerjanya juga kehilangan rumah akibat banjir.

“Dengan nengok (melihat) pada karyawan saya, rata-rata rumahnya hilang. Habis. Itulah yang membuat ibu bangkit. Rasa kemanusiaan. Kalau gak bangkit kembali, kita mau kasih makan apa. Itulah yang membuat semangat ibu kembali,” ucapnya.

Dengan dukungan dari petugas Pekerjaan Umum (PU) serta para relawan, Rumah Makan Salero Awak akhirnya dapat kembali beroperasi. Meski belum sepenuhnya pulih, roda usaha mulai bergerak. Ibu Arnis menyebutkan omzet penjualan perlahan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

(Yan Kusuma/goeh)

TRENDING