Connect with us

JABODETABEK

Pascabanjir Jakarta, Dinkes DKI Waspadai Penyakit Menular

Aktualitas.id -

Ilustrasi warga melintas banjir, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit pascabanjir, menyusul curah hujan ekstrem yang melanda ibu kota dalam beberapa hari terakhir. Meski genangan air di sejumlah wilayah telah surut, kondisi lingkungan yang kotor dan lembap dinilai masih berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan banjir sering datang secara tiba-tiba dan meninggalkan dampak kesehatan yang tidak selalu terlihat secara langsung oleh masyarakat.

“Air banjir umumnya bercampur dengan lumpur, sampah, limbah, hingga kotoran hewan, sehingga menjadi tempat berkembangnya kuman, bakteri, dan vektor penyakit,” ujar Ani dalam keterangan resmi, Jumat (30/1/2026).

Menurut Ani, risiko penyakit justru dapat meningkat setelah banjir surut apabila kebersihan lingkungan dan kebersihan diri tidak segera ditangani dengan baik. Lingkungan yang lembap dan tercemar menjadi media ideal bagi berkembangnya berbagai penyakit menular dan berbasis lingkungan.

Ia menyebutkan sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat pascabanjir, di antaranya diare, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, serta leptospirosis.

“Penyakit-penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja. Namun, anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan daya tahan tubuh yang lemah merupakan kelompok paling rentan,” jelas Ani.

Dinkes DKI Jakarta mengimbau warga untuk segera membersihkan rumah dan lingkungan sekitar setelah banjir, menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, serta menjaga kebersihan diri guna mencegah penularan penyakit.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit pascabanjir, agar dapat ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. (Kusuma/Mun)

TRENDING