DUNIA
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
AKTUALITAS.ID – Iran dilanda gelombang protes pada akhir Desember 2025 akibat kekhawatiran inflasi yang meningkat menyusul melemahnya nilai tukar rial, dengan sejumlah aksi berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan serta dilaporkan menimbulkan korban.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut penetapan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris oleh negara-negara anggota Uni Eropa, dan menyebut langkah tersebut sebagai keputusan politik yang telah lama dinantikan.
“Saya menyambut kesepakatan politik mengenai sanksi baru terhadap rezim Iran yang mematikan serta penetapan IRGC sebagai organisasi teroris. Langkah ini sudah lama tertunda,” tulis von der Leyen melalui platform X, Kamis (29/1/2026).
Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi tambahan terhadap 15 pejabat keamanan dan peradilan Iran, termasuk komandan IRGC dan perwira polisi senior, sebagai bagian dari respons atas pelanggaran hak asasi manusia.
Dengan langkah terbaru itu, pembekuan aset dan larangan perjalanan kini berlaku terhadap total 247 individu dan 50 entitas di Iran, sebut pernyataan resmi Uni Eropa.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL22/06/2026 10:00 WIBDPR Setuju Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
RAGAM22/06/2026 15:30 WIBAlasan Mawar Merah Jadi Identitas Gerakan Sosialis
-
NASIONAL22/06/2026 09:00 WIBSaid Desak Pemerintah Ringankan Cukai Rokok Kecil
-
RAGAM22/06/2026 18:30 WIBIni 5 Rekomendasi Sepatu Nike Terjangkau untuk Lari
-
DUNIA22/06/2026 09:45 WIBAncaman Trump Picu Iran Walk Out
-
POLITIK22/06/2026 18:00 WIBMeski Gaet Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Jadi Partai Gurem
-
FOTO22/06/2026 20:05 WIBFOTO: Pemusnahan Pakaian Bermerk Palsu Senilai Hampir Rp. 1 Miliar
-
WARGANET22/06/2026 13:30 WIB760 Ribu Manusia Resmi Jadi “Pelayan” Kontrak AI

















