DUNIA
Pentagon: Kami Siap Serang Iran Kapan Saja Sesuai Perintah Presiden Trump
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan bahwa militer AS siap melaksanakan segala opsi yang diputuskan Presiden Donald Trump terkait Iran, termasuk tindakan militer untuk mencegah Teheran memiliki kapabilitas senjata nuklir. Pernyataan Hegseth disampaikan pada Kamis saat menanggapi eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran.
Hegseth menyatakan, “Mereka tidak boleh memiliki kapabilitas nuklir. Kami sudah siap apa pun yang presiden inginkan ke Kementerian Perang,” merujuk pada istilah yang digunakan pemerintahan saat ini untuk Kementerian Pertahanan. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan laporan bahwa kelompok tempur kapal induk yang dipimpin USS Abraham Lincoln dan sejumlah kapal perang lainnya telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah.
Presiden Trump sendiri menyatakan sedang meninjau berbagai opsi dan berupaya melakukan pembicaraan terakhir dengan pemerintah Iran sebelum mengambil keputusan. “Kita punya banyak kapal yang sangat besar dan sangat kuat yang berlayar ke Iran saat ini, dan akan sangat bagus jika kita tak perlu menggunakannya,” ujar Trump, seraya menegaskan harapannya agar Iran kembali ke meja perundingan mengenai program nuklir.
Menurut laporan, selain kapal induk, sejumlah aset militer AS lain seperti jet tempur F‑15 telah ditempatkan di pangkalan regional, termasuk di Yordania. Pejabat AS menyebutkan sekitar 10 kapal perang telah berlayar ke perairan Timur Tengah sebagai bagian dari penguatan kehadiran militer.
Analis keamanan menilai pernyataan Hegseth dan pengiriman armada menunjukkan kesiapan militer AS sekaligus upaya tekanan diplomatik. Namun para pengamat juga memperingatkan risiko salah perhitungan yang dapat memicu eskalasi lebih luas di kawasan, terutama mengingat retorika keras dari kedua belah pihak dan dinamika geopolitik regional.
Iran menegaskan tidak akan menegosiasikan isu strategis di bawah tekanan dan menyatakan kesiapan mempertahankan kedaulatan. Ketegangan meningkat setelah demonstrasi besar-besaran di Iran dan perdebatan internasional mengenai program nuklir Teheran. Pemerintah AS menekankan tujuan mencegah Iran memperoleh kemampuan senjata nuklir, sementara Teheran menegaskan program nuklirnya bersifat damai. (Mun)
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
RIAU30/09/2026 19:30 WIBBantan Bersolek Sambut MTQ ke-51 Bengkalis
-
NASIONAL30/09/2026 19:00 WIBPengamat Desak Investigasi Dugaan Lifestyle Deputi Bakom
-
DUNIA30/09/2026 18:00 WIBPasar Jadi Kuburan! Hujan Bom Militer Myanmar Renggut 33 Nyawa Sipil
-
POLITIK01/10/2026 06:00 WIBTak Masalah PT 8%, Guntur Romli Sebut Jokowi Sengaja Tantang Prabowo
-
DUNIA01/10/2026 00:00 WIBTega!, Pastor di AS Bunuh Istri Demi Selingkuhan 20 Tahun
-
NASIONAL01/10/2026 09:45 WIBAklamasi! Komisi III DPR Setujui Suyudi Jadi Kapolri
-
JABODETABEK01/10/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Hadir di 5 Lokasi Kamis

















