NUSANTARA
Pusdalops: Korban Jiwa Bencana Alam di Sumut Sebanyak 367 Orang
AKTUALITAS.ID – Ratusan korban bencana alam yang terjadi pada 27 November 2025 tersebar di 12 dari 20 kabupaten/kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 376 orang meninggal dunia akibat bencana alam yang melanda provinsi itu.
Pusdalops Sumut mendata korban meninggal tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara 36 orang,Kabupaten Tapanuli Tengah 131, Kabupaten Tapanuli Selatan 93 orang, Kota Sibolga 55 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang dan Kota Padangsidimpuan satu orang, berdasarkan laporan yang diterima di Medan, Senin (2/2/2026).
Lalu, Kabupaten Pak Pak Bharat dua orang, Kota Medan 12 orang, Kabupaten Langkat 16 orang, Kabupaten Deliserdang 17 orang, Kabupaten NIas Selatan satu orang dan Kabupaten Nias dua orang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
“Data merupakan update 2 Februari pukul 17.00 WIB,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
“Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya,” ujarnya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL25/03/2026 11:00 WIBBukan Lagi Perubahan Iklim: Eddy Soeparno Sebut Suhu Bumi Alami Krisis
-
RIAU25/03/2026 15:30 WIBRiau Membara! Karhutla Kepung 4 Wilayah Sekaligus
-
NUSANTARA25/03/2026 14:30 WIBPolisi Kejar Dua Pelaku Teror Bom Molotov di Palembang
-
RAGAM25/03/2026 17:00 WIBKuCoin Hadirkan “Guided Into The Future” di Tomorrowland Winter
-
NASIONAL25/03/2026 13:00 WIBKPK ‘Buang Badan’ soal Tahanan Rumah Noel Ebenezer
-
PAPUA TENGAH25/03/2026 15:47 WIBDinas PUPR Mimika Bakal Bangun Jalan di Agimuga Tahun Ini
-
EKBIS25/03/2026 13:30 WIBBBM Naik, Ongkos Taksi Grab Ikut Melambung
-
EKBIS25/03/2026 10:30 WIBRupiah Melemah di Tengah Penguatan Won dan Yuan

















