NASIONAL
DPR: Pemangkasan Anggaran Jangan Sentuh Program Pendidikan
AKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mengingatkan pemerintah agar tidak memangkas anggaran pendidikan dalam rencana efisiensi belanja kementerian dan lembaga.
Wakil Ketua Komisi X DPR Bidang Pendidikan, Lalu Hadrian, menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
“Kami menegaskan bahwa menjaga defisit APBN penting, tetapi tidak boleh mengorbankan sektor pendidikan,” ujar Lalu, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, pendidikan bukan sekadar pos belanja negara, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing nasional.
Ia menilai, jika efisiensi anggaran harus dilakukan, maka pemangkasan sebaiknya difokuskan pada belanja non-prioritas seperti kegiatan seremonial, perjalanan dinas, atau program yang tumpang tindih.
Lalu juga mengingatkan bahwa pemotongan anggaran pendidikan dapat berdampak luas, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Dalam waktu dekat, hal itu berpotensi mengurangi bantuan operasional sekolah, beasiswa, hingga kesejahteraan guru.
Sementara dalam jangka panjang, pemangkasan anggaran pendidikan dinilai dapat menurunkan kualitas pembelajaran, memperlebar kesenjangan akses pendidikan, dan melemahkan daya saing Indonesia di tingkat global.
“Pemangkasan tidak ideal, kecuali sangat selektif dan tidak menyentuh program inti,” tegasnya.
Dalam APBN 2026, alokasi anggaran pendidikan mencapai sekitar Rp757,8 triliun hingga Rp769,09 triliun. Namun, sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk program prioritas, termasuk program makan bergizi gratis.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap rencana pemerintah untuk memangkas anggaran kementerian dan lembaga yang dinilai tidak efisien serta membatasi pengajuan anggaran baru.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan ekonomi global. Meski demikian, DPR menekankan agar kebijakan efisiensi dilakukan secara terukur tanpa mengorbankan masa depan sektor pendidikan. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL26/09/2026 06:00 WIBSurat ‘Bodong’ Jegal Calon BPK, Komisi XI DPR Diseret ke MKD
-
JABODETABEK26/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jaksel dan Jaktim Bakal Diguyur Hujan Sabtu Ini
-
POLITIK26/09/2026 11:00 WIBSurvei Nyungsep! NasDem dan PAN Tertawakan Data Poltracking
-
JABODETABEK26/09/2026 07:30 WIBKenalan via IG Berujung Petaka, ABG Tangsel 5 Hari Disekap dan Dinodai di Jaktim
-
OASE26/09/2026 05:00 WIB7 Nama Rahasia Cahaya Muhammad di Tujuh Lapis Langit Ketuhanan
-
JABODETABEK26/09/2026 08:30 WIBMisteri Kerangka Manusia Muncul Lagi di Pasar Kemis
-
RIAU26/09/2026 19:30 WIBPedang Pora Iringi Kepergian Brigjen Hengki Haryadi
-
JABODETABEK26/09/2026 06:30 WIBJakarta Punya 5 Lokasi SIM Keliling Sabtu Ini

















