Connect with us

NASIONAL

Tiga Pejabat PN Depok Terjaring OTT KPK, Ini Penjelasan Ketua PT Bandung

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tiga orang dari internal PN Depok diamankan penyidik KPK.

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Bandung Hery Supriyono membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyebut, tiga orang yang terjaring operasi KPK masing-masing menjabat sebagai wakil ketua, ketua, dan juru sita di PN Depok.

“Info yang saya terima ada tiga orang dari PN Depok, yaitu wakil, ketua, dan juru sita,” ujar Hery saat ditemui di Depok, Jumat (6/2/2026).

Meski demikian, Hery mengaku belum memperoleh informasi detail terkait kasus yang menjerat anak buahnya tersebut. Ia menyatakan keprihatinannya atas peristiwa yang mencoreng institusi peradilan.

“Kalau detailnya saya belum tahu. Dengan kejadian tersebut tentunya saya merasa terpukul dan prihatin,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan bahwa OTT tersebut menyasar Aparat Penegak Hukum (APH) dan berkaitan dengan perkara sengketa lahan yang sedang ditangani di Depok.

Namun Asep belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang terlibat.

“Rincinya besok, tapi secara garis besar seperti itu,” ujar Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi senyap KPK dilakukan sejak Kamis sore hingga malam hari. OTT tersebut diduga terkait aliran dana dari pihak swasta kepada penegak hukum di lingkungan PN Depok.

Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum serta mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi. (Bowo/Mun)

Continue Reading

TRENDING