Berita
Tak Bisa Beli Susu Buat Bayinya, Seorang Perempuan Bunuh Diri
Seorang ibu dua anak di Thailand ditemukan gantung diri usai kehilangan pendapatan akibat pandemi virus corona (Covid-19). Dia diduga nekat mengakhiri hidup setelah tidak bisa lagi membeli susu untuk bayinya. Seperti dilansir AsiaOne, Rabu (22/4), Maha Sarakham Irada Lordpet (26), ditemukan tak bernyawa pada Senin lalu dalam kondisi tergantung di rumahnya. Oleh saudara laki-lakinya, ia […]
Seorang ibu dua anak di Thailand ditemukan gantung diri usai kehilangan pendapatan akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Dia diduga nekat mengakhiri hidup setelah tidak bisa lagi membeli susu untuk bayinya.
Seperti dilansir AsiaOne, Rabu (22/4), Maha Sarakham Irada Lordpet (26), ditemukan tak bernyawa pada Senin lalu dalam kondisi tergantung di rumahnya.
Oleh saudara laki-lakinya, ia dibawa ke rumah sakit tetapi dinyatakan meninggal dalam perjalanan.
Somjit Siwai, kepala desa Pao tempat Irada tinggal mengatakan keluarga itu sangat miskin dan Irada baru saja bercerai. Mendiang memiliki dua orang putra berusia enam tahun dan enam bulan.
Menurut Somjit, Irada bekerja berjualan yogurt, tapi tidak dapat menghasilkan uang ketika wabah Covid-19 melanda. Kemudian dia tidak bisa membayar tagihannya dan tak mampu lagi membeli susu untuk bayinya.
Irada lalu meminta Somjit untuk memperpanjang pinjamannya dan kepala desa mengatakan dia akan menghubungi pihak bank.
Akan tetapi, Somjit lantas menerima telepon dari ibu Irada yang mengatakan bahwa putrinya telah meninggal.
-
DUNIA21/03/2026 00:00 WIBIran Izinkan Tiga Negara ini Melintasi Selat Hormuz
-
FOTO21/03/2026 11:11 WIBFOTO: Warga Gunakan Jalan Kawasan Jatinegara untuk Salat Idulfitri
-
NASIONAL20/03/2026 20:00 WIBMuhammadiyah Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan Lebaran
-
OTOTEK20/03/2026 19:30 WIBCara Bikin Teks Lebaran Warna-Warni di WhatsApp
-
JABODETABEK20/03/2026 20:30 WIBSalah Naik Motor, Pria Mabuk Diamuk Warga di Bogor
-
DUNIA20/03/2026 21:00 WIBIsrael Blokir Akses Al Aqsa Saat Idulfitri
-
NASIONAL20/03/2026 22:00 WIBKompolnas Kawal Ketat Transparansi Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL20/03/2026 23:00 WIBDPR Minta Kajian Mendalam Kebijakan WFH Imbas Harga Minyak

















