NASIONAL
KPU Terus Bersihkan Data Pemilih Ganda Secara Bertahap
Secara keseluruhan terjadi penyusutan angka sebesar 671.911 pemilih dalam DPTHP.
AKTUALITAS.ID – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan mengatakan, data pemilih ganda sudah mengalami penyusutan sebanyak lebih dari 600 pemilih. KPU sudah menetapkan perpanjangan waktu perbaikan selama 60 hari terhadap daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP). Menurutnya, secara keseluruhan terjadi penyusutan angka sebesar 671.911 pemilih dalam DPTHP.
“DPT yang saat itu sebanyak 185.732.093 untuk pemilih dalam negeri dan 2.049.791 orang untuk pemilih luar negeri, menyusut menjadi 185.084.629 dalam negeri dan DPT luar negeri tercatat sebanyak 2.025.344 orang,” jelas Viryan kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Penyusutan ini sudah ditetapkan dalam pengesahan DPTHP pada Minggu (16/9/2018). Dia melanjutkan, KPU sudah menetapkan perpanjangan waktu perbaikan DPTHP dalam waktu 60 hari ke depan. Selama 60 hari ke depan, kata Viryan, KPU akan membersihkan data yang masih ganda. Pembersihan ini dilakukan secara bertahap.
“Pada pekan pertama, kami melakukan konsolidisi data yang sudah selesai ditetapkan pada Ahad. Kami meminta KPU provinsi, kabupaten atau Kota melaukan print out terhadap data yang sudah dihapus. Kemudian diberikan kepada teman-teman Bawaslu untuk nanti dilakukan pencetmatan lanjutan,” jelas Viryan.
Tahapan kedua, lanjut dia, dilakukan pencermatan kembali secara bersama dengan menggunkan satu data, yakni DPTHP pertama. Percermatan bersama ini, menurut dia, akan fokus pada data ganda yang masih tersisa, data pemilih yang tidak memenuhi syarat dan data pemilih yang belum masuk dalam DPT.
Tahapan ketiga, KPU melakukan pencermatan di lapangan untuk mengidentifikasi data pemilih dan melakukan verifikasi faktual. KPU juga akan memastikan apakah seseorang sudah memenuhi syarat atau belum sebagai pemilih.
“Kami juga secara masif akan melakukan kampanye daftar pemilih. Jadi selain kampanye pemilu terkait dengan kontestasi para peserta, kami akan memperbanyak kampanye daftar pemilih agar masyarakat mau mengecek dirinya apabila belum terdaftar atau daftar elemen data pemilu yang keliru untuk diberikan masukan kepada kami,” jelasnya. (republika.co.id)
-
NASIONAL28/04/2026 21:30 WIBPanglima TNI Dianugerahi Penghargaan Adhibhakti Sanapati dari BSSN
-
JABODETABEK28/04/2026 21:07 WIBPuluhan Motor Parkir Liar, Terjaring Penertiban Dishub
-
OLAHRAGA28/04/2026 20:00 WIBVeda dan Mario Aji Jadi Panutan Ramadhipa
-
JABODETABEK28/04/2026 23:00 WIBSepuluh Jenazah Korban Kecelakaan KRL Telah Teridentifikasi
-
NUSANTARA28/04/2026 22:00 WIBSusi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
RAGAM28/04/2026 22:30 WIBPasien Cacar Air Berpotensi Terkena Cacar Api
-
DUNIA28/04/2026 20:30 WIBWilayah Udaranya Dilewati Pesawat Pemimpin Israel, Ditolak Keras Turki
-
RIAU29/04/2026 12:41 WIBPolisi Tangkap Eks Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Gadungan, 15 Korban Alami Cacat Permanen