Berita
Ragu Dengan Hukum di Indonesia, Alasan BPN Enggan Gugat Sengketa Pilpres ke MK
AKTUALITAS.ID – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga mengatakan, pihaknya enggan menyelesaikan sengketa pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, BPN Prabowo-Sandi tidak percaya sistem hukum di Indonesia. “Karena ada distrust, kami memutuskan tidak akan melakukan gugatan ke MK,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (16 /5/2019). Dirinya menjelaskan, BPN […]
AKTUALITAS.ID – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga mengatakan, pihaknya enggan menyelesaikan sengketa pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, BPN Prabowo-Sandi tidak percaya sistem hukum di Indonesia.
“Karena ada distrust, kami memutuskan tidak akan melakukan gugatan ke MK,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (16 /5/2019).
Dirinya menjelaskan, BPN Prabowo – Sandiaga banyak mengalami ketidakadilan hukum. Banyak tokoh BPN Prabowo – Sandiaga menjadi korban kriminalisasi.
“Terus terang kami sudah lihat proses hukum yang sudah kami lalui mulai dari proses kampanye, kami banyak dihalang-halangi, kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh BPN, kemudian pada saat pencoblosan, setelah pencoblosan,” ujar Dahnil.Menurut Dahnil, BPN Prabowo – Sandiaga memilih fokus mengawal rekapitulasi suara manual oleh KPU. Sembari berdoa, dia berharap, proses rekapitulasi suara berlangsung adil.”Berdoa kepada Allah SWT, dan yang jelas, seperti disampaikan Pak Prabowo, kami akan fokus memastikan proses ini adil dan berkadilan,” tandasnya. [Kiki Budi Hartawan]
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan
-
JABODETABEK22/07/2026 20:00 WIBRefly Harun Ungkap Kronologi Dugaan Pemerasan Bangun Paulus terhadap VL
-
EKBIS22/07/2026 20:15 WIBKementerian PKP Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah, Tata Kelola Tetap Terjaga
-
POLITIK22/07/2026 18:30 WIBBawaslu Kampus Connect Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 20:35 WIBSidang Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Pengacara Ditunda hingga 10 Agustus
-
DUNIA22/07/2026 18:00 WIBMedia AS: Trump Kesulitan Lindungi 50 Ribu Tentara
-
NUSANTARA22/07/2026 14:30 WIBHeboh! Oknum Polisi Rampok Toko Emas Pakai Senjata Dinas

















