Berita
PKS: Kami Konsisten Menjadi Oposisi Dalam Barisan Tidak Menang
Sikap PKS berada di luar pemerintahan ini karena berdasarkan aspirasi para kader PKS yang ada di daerah.
AKTUALITAS.ID – Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan tegas menyatakan tetap berada di luar pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Dalam forum di daerah hampir semua peserta ingin PKS di luar pemerintah,” kata Politikus PKS, Muhamad Nasir Djamil, dalam diskusi di Gado Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (9/10).
Meskipun berada di luar pemerintahan, tapi PKS tak gentar menghadapi koalisi partai pemerintah. “Kalau visi kita membangun kebersamaan maka kami tidak perlu gentar. Apalagi mereka bukan musuh kami tapi teman-teman di parlemen itu selama 5 tahun bertemu tatap muka membicarakan sesuatu yang penting tentang negara ini,” ujarnya.
Sikap PKS berada di luar pemerintahan ini karena berdasarkan aspirasi para kader PKS yang ada di daerah.
“Kenapa? Karena kita ingin konsisten kita tidak menang, maka kita berada di dalam barisan yang tidak menang itu,” katanya.
Sikap konsisten PKS itu dilakukan sejak mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden dan Sandiaga Salahudin Uno menjadi calon Wakil Presiden pada pesta demokrasi pemilihan umum tahun ini.
“Sikap itu kami pertahankan bukan cari sensasi, cari muka dan disanjung dan lain sebagainya,” katanya.
-
EKBIS06/03/2026 22:00 WIBTASPEN Salurkan THR 3,2 Juta Pensiunan Tanpa Potongan
-
RAGAM07/03/2026 10:00 WIBPemerintah Blokir Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret
-
JABODETABEK07/03/2026 06:30 WIBHujan Deras Picu Longsor di Kebon Baru Tebet
-
NASIONAL07/03/2026 06:00 WIBDiduga Lakukan Pencabulan, BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur
-
OTOTEK06/03/2026 20:30 WIBCara Mudah Mengetahui Nomor WhatsApp yang Sering Dihubungi
-
NASIONAL06/03/2026 20:00 WIBPelibatan TNI Lawan Terorisme Dinilai Berisiko Tumpang Tindih
-
POLITIK07/03/2026 07:00 WIBPSHK: Revisi UU Pemilu Jangan Jadi Bancakan Elite Politik
-
DUNIA06/03/2026 21:00 WIBIran Sebut Invasi Darat AS akan Berujung Malu Besar

















