Berita
Gerindra Ragukan Kemampuan Anak Hary Tanoesoedibjo Jadi Wamen
Bukannya saya melecehkan dalam konteks ini, tapi ini bicara tentang sebuah pengelolaan negara,”
AKTUALITAS.ID – Partai Gerindra mengkritik keras posisi Wakil Menteri yang baru saja dilantik Presiden Jokowi. Menurut Desmond Junaidi Mahesa, Ketua DPP Gerindra, penempatan Wakil Menteri yang jumlahnya 12 tidak ada gunanya.
Bahkan, Desmond meragukan kemampuan Angela Tanoesoedibjo yang ditunjuk Wakil Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif. Angela diketahui merupakan putri Hary Tanoesoedibjo (HT) yang merupakan Ketua Umum Partai Perindo, bagian dari koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Misalnya anak HT, ngerti apa? Bukannya saya melecehkan dalam konteks ini, tapi ini bicara tentang sebuah pengelolaan negara,” kata Desmond di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/10).
Selain Angela, yang menjadi sorotan Desmond ialah Budi Arie Setiadi. Budi Arie ditunjuk menjadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Meski mengenal Budi Arie sesama aktivis dulu, Desmond berpandangan, Ketua Projo, relawan pendukung Jokowi itu minim pengalaman.
“Dia Wamen di bidang desa. Berpengalaman tidak,” kata Desmond yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra di DPR.
Menurut Desmond, posisi Wamen yang dipilih Jokowi terkesan dipaksakan. Seolah Jokowi sedang membalas budi kepada orang-orang yang membantunya selama pemenangan Pilpres.
“Jadi (slogan) Indonesia Kerja berubah jadi Indonesia Maju, harapan itu berbanding terbalik. Semoga Wamen ini tidak memberatkan menterinya,” kata dia.
-
EKBIS06/03/2026 22:00 WIBTASPEN Salurkan THR 3,2 Juta Pensiunan Tanpa Potongan
-
RAGAM07/03/2026 10:00 WIBPemerintah Blokir Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret
-
JABODETABEK07/03/2026 06:30 WIBHujan Deras Picu Longsor di Kebon Baru Tebet
-
NASIONAL07/03/2026 06:00 WIBDiduga Lakukan Pencabulan, BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur
-
OTOTEK06/03/2026 20:30 WIBCara Mudah Mengetahui Nomor WhatsApp yang Sering Dihubungi
-
NASIONAL06/03/2026 20:00 WIBPelibatan TNI Lawan Terorisme Dinilai Berisiko Tumpang Tindih
-
POLITIK07/03/2026 07:00 WIBPSHK: Revisi UU Pemilu Jangan Jadi Bancakan Elite Politik
-
DUNIA06/03/2026 21:00 WIBIran Sebut Invasi Darat AS akan Berujung Malu Besar

















