Berita
Evo Morales Kecam Pengakuan AS atas Pemerintahan Baru Bolivia
cicitan di Twitter sebagai konspirasi ekonomi dan pollitik yang bersumber dari AS.
AKTUALITAS.ID – Mantan presiden Bolivia Evo Morales mengatakan dia mengecam pengakuan Amerika Serikat (AS) atas pemerintahan de facto baru Bolivia, Rabu (13/11).
Wakil presiden kedua Senat Bolivia mendeklarasikan diri menjadi presiden sementara setelah Morales angkat kaki ke Meksiko untuk mencari suaka, Selasa lalu. Veteran sosialis itu mengatakan pengunduran dirinya dipicu kudeta.
Morales menyebutnya dalam cicitan di Twitter sebagai konspirasi ekonomi dan pollitik yang bersumber dari AS. Penjabat Asisten Sekretaris untuk Biro Urusan Belahan Barat Departemen Luar Negeri AS Michael Kozak menuliskan via Twitter bahwa AS berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah sementara Bolivia.
Bentrokan baru mengguncang ibu kota Bolivia, La Paz, Rabu (13/11). Pendukung mantan presiden Evo Morales tidak tinggal diam setelah anggota parlemen Jeanine Anez menyatakan diri sebagai presiden sementara.
Sehari setelah Anez mengklaim sebagai presiden, bentrokan sengit terjadi antara pendukung Morales dan polisi. Pengunjuk rasa melempar batu dengan menggunakan senjata antihuru-hara.Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Jet tempur pun terbang rendah di atas kepala demonstran sebagai upaya unjuk kekuatan.
Di jalan-jalan, para demonstran yang marah merobek lembaran-lembaran logam dan papan kayu bergelombang dari lokasi konstruksi untuk digunakan sebagai senjata. Banyak yang membanjiri jalan-jalan di ibu kota dan sekitarnya, seperti El Alto. Mereka mengibarkan bendera pribumi beraneka warna dan meneriakkan, “Sekarang, perang saudara!”
“Kami tidak ingin ada diktator. Wanita ini telah menginjak kami, itu sebabnya kami sangat marah,” kata pendemo Paulina Luchampe.
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
NUSANTARA08/10/2026 14:30 WIBBMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
-
DUNIA08/10/2026 15:00 WIBBos WHO Minta Rusia Transparan soal Dugaan Wabah Pes
-
DUNIA08/10/2026 21:00 WIBTrump Klaim Kerusuhan Prancis Terkait Singgung Migrasi dan Islam
-
OTOTEK08/10/2026 13:30 WIBKomdigi Bongkar Jutaan Akun Anak Diblokir
-
NUSANTARA08/10/2026 23:00 WIBSopir Ojol Tewas Ditikam Anak Kekasihnya di Kamar Kos
-
NASIONAL08/10/2026 22:00 WIBIni Kriteria yang Berhak Dapat Subsidi Haji Rp 3 Juta
-
NASIONAL08/10/2026 14:00 WIBAtalia Praratya: Kasus Aqib Jadi Alarm Nasional soal Kekerasan Anak