Berita
Wabah Virus Corona, Tentara China Ambil Alih Distribusi Kebutuhan Pokok di Wuhan
Tentara China yang dikerahkan ke Wuhan kini mengambil alih kendali atas pengiriman barang-barang kebutuhan pokok kepada orang-orang yang tinggal di sana. Jumlah kematian akibat virus corona di China daratan telah melebihi wabah SARS pada 2003. Para pejabat kesehatan China menyerukan agar orang-orang memberi perhatian ekstra terhadap kebersihan diri pribadi setelah jejak-jejak virus corona ditemukan di […]
Tentara China yang dikerahkan ke Wuhan kini mengambil alih kendali atas pengiriman barang-barang kebutuhan pokok kepada orang-orang yang tinggal di sana. Jumlah kematian akibat virus corona di China daratan telah melebihi wabah SARS pada 2003.
Para pejabat kesehatan China menyerukan agar orang-orang memberi perhatian ekstra terhadap kebersihan diri pribadi setelah jejak-jejak virus corona ditemukan di di mana-mana bahkan pegangan pintu.
Pada hari Minggu (2/2), otoritas kesehatan China mengumumkan 361 kematian dan 17.205 kasus disebabkan corona dengan 2.829 kasus baru dan 57 kematian. Dibandingkan data pada Sabtu (1/2), tercatat 2.590 kasus baru dan 45 kematian.
Dari kematian yang baru dilaporkan, tercatat 56 di antaranya ada di Provinsi Hubei (pusat penyebaran virus corona) dan satu di Chongqing. Di Hubei, yang semula dari 1.921 dan 45 kematian, naik menjadi 2.103 kasus yang dikonfirmasi dan 56 kematian pada hari Minggu.
Media pemerintah, CCTV, melaporkan, tim logistik cadangan yang terdiri dari tentara berbasis di Hubei, dibentuk pada hari Senin (3/2/2020) dan telah mengirimkan 200 ton pasokan ke supermarket di Wuhan, menggunakan 50 truk militer. Secara total, tim ini mencakup 260 perwira militer dari pasukan darat, udara, dan 130 truk.
Warga di seluruh China daratan telah bergegas memasok kebutuhan sehari-hari sejak wabah meningkat. Staf medis di Wuhan juga mengeluh bahwa mereka kekurangan segalanya, mulai dari tempat tidur rumah sakit hingga masker.
Tentara China telah mengirim 1.400 dokter dan perawat militer ke Wuhan, dan juga mengambil alih operasi rumah sakit sementara yang dibuka di kota itu pada hari Senin atas perintah langsung Presiden Xi Jinping. Namun, ini adalah pertama kalinya PLA mengambil alih distribusi pasokan publik untuk keperluan umum.
“Langkah-langkah telah diambil untuk memastikan transportasi cepat pasokan,” kata Tian Yulong, seorang kepala insinyur dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi pada hari Senin, (3/2/2020).
-
NUSANTARA23/03/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Transisi Energi Penting Hadapi Krisis Global
-
NASIONAL22/03/2026 23:00 WIBKPK: Tahanan Lain Bisa Mengajukan Permohonan Jadi Tahanan Rumah Seperti Yaqut
-
NUSANTARA23/03/2026 00:01 WIBJasamarga Terapkan “Contraflow” di Tol Jakarta-Cikampek
-
OASE23/03/2026 05:00 WIBSurah Al-‘Alaq Ajarkan Pentingnya Ilmu dan Ibadah
-
NUSANTARA23/03/2026 06:30 WIBDua Prajurit Marinir Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB
-
JABODETABEK23/03/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Awan Tebal Senin 23 Maret
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
JABODETABEK23/03/2026 07:30 WIB39 Ribu Wisatawan Serbu Ancol Saat Libur Lebaran

















