Berita
Update Corona di Sulsel 13 April: 174 Positif, 22 Meninggal, 132 Sembuh
AKTUALITAS.ID – Data terbaru dari Sulsel Tanggap Covid-19 hingga Senin (13/4/2020) malam ini, menyebutkan pasien positif corona yang dirawat 174 orang, 33 telah sembuh dan 16 meninggal. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat 250 orang, pasien yang sembuh 132 orang dan yang meninggal 22 pasien. Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih proses pemantauan 1.474, sedangkan […]
AKTUALITAS.ID – Data terbaru dari Sulsel Tanggap Covid-19 hingga Senin (13/4/2020) malam ini, menyebutkan pasien positif corona yang dirawat 174 orang, 33 telah sembuh dan 16 meninggal.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat 250 orang, pasien yang sembuh 132 orang dan yang meninggal 22 pasien.
Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih proses pemantauan 1.474, sedangkan yang sudah selesai pemantauan 1.252 orang.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, meminta kepada Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
“Supaya tidak tumpang tindih, maka kita bersama-sama Dinas Sosial, baik provinsi maupun kabupaten kota. Kita berharap betul-betul bantuan sembako dari organisasi kemasyarakatan, dari pengusaha ini, bisa cepat disalurkan,” ujarnya.
Masyarakat terdampak Covid-19 ini, Nurdin menyebut, diantaranya tukang ojek, tukang becak, buruh harian dan karyawan yang terkena Pemutusan Hak Kerja (PHK).
“Saya kira ada program yang dibiayai oleh APBN juga, seperti pra-kerja, PKH, non-PKH, ini yang terutama akan kita sentuh, saudara-saudara kita yang kena PHK dan yang dirumahkan,” jelasnya.
Dalam kapasitas sebagai Ketua Gugus Pencegahan Covid-19, Nurdin Abdullah menegaskan agar bantuan tepat sasaran.
“Saya kira itu intinya. Saya tekankan jangan ada dobel-dobel, maka kita harus punya data yang akurat, siapa mengerjakan apa, siapa mendapat apa. Itu yang penting dalam tim ini. Makanya ini harus cepat disalurkan, supaya ini cepat nyampe pada masyarakat,” urainya.
Adapun bantuan berupa sembako, APD, masker dan sarung tangan, Nurdian menyampaikan, akan diberikan kepada pekerja di sektor informal yang tentu pendapatan kesehariannya sudah berkurang.
Menurut dia, saat ini para tukang ojek, tukang becak dan buruh harian sudah tidak dapat penumpang.
“Untuk menyambung hidup mereka, ini partisipasi semua pihak termasuk Pemkot, Pemkab, Pemprov, ditambah lagi pengusaha yang ada disini, organisasi-organisasi kemasyarakatan yang banyak membantu,” terang Nurdin.
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
PAPUA TENGAH08/10/2026 06:00 WIBLolos Diskualifikasi Tapi Cacat Bukti, KPU Siapkan Aturan Baru
-
JABODETABEK08/10/2026 06:30 WIBAwas SIM Mati! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NUSANTARA07/10/2026 23:00 WIBBMKG: Ombak Raksasa Mengancam Sejumlah Perairan
-
NASIONAL08/10/2026 10:00 WIBDPR Ketok Biaya Haji 2027 Resmi Dipatok Rp98,4 Juta
-
OASE08/10/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Sisi Lain Emas yang Jarang Disadari
-
DUNIA08/10/2026 12:00 WIBTrump: Tak Ada yang Tahu Siapa Pimpin Iran
















