NUSANTARA
BMKG: 12 Wilayah Pesisir Terancam Gelombang Tinggi
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia yang diperkirakan berlangsung hingga 6 April 2026.
Dalam laporan resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut tinggi gelombang laut berpotensi mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Kondisi ini dipicu oleh pola angin yang cukup kuat di wilayah perairan Indonesia.
Di bagian utara, angin bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 2–15 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan mencapai 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di kawasan Samudra Hindia selatan Jawa, yang turut memicu peningkatan tinggi gelombang.
Wilayah Terdampak:
BMKG mencatat sedikitnya 12 wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi, yakni:
Kepulauan Nias
Kepulauan Mentawai
Bengkulu
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Sebagian besar wilayah tersebut berada di jalur perairan selatan yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.
Imbauan BMKG:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.
Gelombang tinggi berisiko:
Mengganggu aktivitas pelayaran
Membahayakan kapal kecil
Memicu kecelakaan laut
Dengan kondisi gelombang yang berpotensi tinggi hingga beberapa hari ke depan, masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika guna menghindari risiko yang tidak diinginkan di wilayah perairan Indonesia. (Irawan/Mun)
-
JABODETABEK22/05/2026 09:04 WIBKonflik Ahmad Bahar dan Hercules Memanas, Putri Bahar Mengaku Diintimidasi
-
NASIONAL22/05/2026 14:00 WIBDenny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
-
JABODETABEK22/05/2026 08:00 WIBInvestigasi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur Masih Berjalan, Ini Temuan Awalnya
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 13:00 WIBDinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
-
NASIONAL22/05/2026 17:00 WIBPengamat Sebut Pembatasan Masa Jabatan Kapolri Berbahaya
-
JABODETABEK22/05/2026 16:00 WIBKecelakaan KA Argo Bromo dan Commuter Line, Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 15:00 WIBMimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

















