Connect with us

EKBIS

Bahlil Buka Tender Migas Tanpa Lobi Gelap

Aktualitas.id -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dok: aktualita.id

AKTUALITAS.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengguncang panggung industri energi nasional dengan mengumumkan pembukaan tender puluhan blok migas baru secara terbuka. Dalam pernyataan tegasnya, Bahlil memastikan proses lelang dilakukan transparan tanpa praktik “nego-nego di belakang meja”.

Langkah besar itu diumumkan dalam ajang IPA Convex 2026 yang digelar di ICE BSD, Rabu (20/5/2026).

Pemerintah menargetkan lonjakan produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari pada 2029. Untuk mengejar target ambisius tersebut, Kementerian ESDM membuka peluang eksplorasi besar-besaran bagi investor migas domestik maupun global.

“Kita akan membuka tender sekitar 118 blok baru. Dari jumlah itu, sekitar 20 sudah selesai diproses,” ujar Bahlil di hadapan pelaku industri migas dunia.

Pernyataan paling menyita perhatian muncul saat Bahlil menegaskan bahwa seluruh proses dibuka secara terang-terangan tanpa ruang kompromi tersembunyi.

“Silakan yang mau joint study, silakan. Yang mau ikut lelang juga silakan. Ini saya buka secara umum, siapa saja boleh, tidak perlu nego-nego di belakang meja,” tegasnya.

Blok Migas Raksasa dari Natuna hingga Papua

Dalam gelombang awal tender 2026, pemerintah menawarkan 13 wilayah kerja (WK) migas strategis yang tersebar di kawasan timur Indonesia hingga Sumatra. Sebagian besar memiliki potensi cadangan minyak dan gas jumbo bernilai miliaran barel ekuivalen minyak.

Penawaran Langsung

WK Natuna D-Alpha

Lokasi: Offshore Natuna

Luas: 10.211,85 km persegi

Estimasi sumber daya: 2.865 MMBO

WK Sapukala

Lokasi: Offshore Selat Makassar

Luas: 8.474,5 km persegi

Estimasi sumber daya: 2.309 BSCF gas

11 Blok Migas Dilelang Reguler

WK Rupat

Offshore & Onshore Riau–Sumatra Utara

Potensi: 1.110 MMBO

WK Puri

Onshore Riau

Potensi: 1.110 MMBO

WK Pesut Mahakam

Kalimantan Timur

Potensi: 1.336 MMBO

WK Bengara II

Kalimantan Utara

Potensi: 1.057 MMBO

WK Maratua II

Kalimantan Utara

Potensi: 3.279 MMBO

WK Namori

Offshore Nusa Tenggara Timur

Potensi fantastis mencapai 17.475 MMBO atau 38,5 TCF gas

WK South Tanimbar

Offshore Laut Arafura

Potensi: 5,6 TCF gas

WK Cerera

Offshore Papua

Potensi: 1.487 MMBO dan 1,3 TCF gas

WK Areca Bruni

Papua Barat Daya

Potensi: 2.985 MMBOE

WK Rombebai

Papua

Potensi: 14,75 TCF gas

WK Jayapura

Papua

Potensi terbesar mencapai 19,4 TCF gas

Papua dan Indonesia Timur Jadi Magnet Baru Energi

Pembukaan tender migas skala jumbo ini memperlihatkan pergeseran fokus eksplorasi energi nasional ke kawasan timur Indonesia yang dinilai masih menyimpan cadangan raksasa belum tergarap maksimal.

Papua, Laut Arafura, Natuna, hingga NTT kini diproyeksikan menjadi arena perebutan baru investor energi dunia. Pemerintah berharap investasi eksplorasi agresif mampu mendongkrak lifting migas nasional yang selama bertahun-tahun stagnan.

Dengan pesan keras soal transparansi tender, pemerintah juga memberi sinyal ingin menghapus stigma praktik lobi tertutup yang selama ini kerap membayangi sektor migas nasional. (Bowo/Mun)

TRENDING