Berita
Update Corona di Depok 16 April: 147 Positif, 15 Meninggal, 11 Sembuh
AKTUALITAS.ID – Jumlah orang yang terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kota Depok terpantau masih bertambah. Pemerintah setempat mencatat, jumlah pasien positif dari 139 orang menjadi 147 orang pada Kamis, (16/4/2020). Sementara itu, data untuk pasien sembuh masih sama dengan hari sebelumnya, yakni 11 orang, sedangkan jumlah meninggal dunia 15 orang. Selain kasus positif, data terbaru […]
AKTUALITAS.ID – Jumlah orang yang terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kota Depok terpantau masih bertambah. Pemerintah setempat mencatat, jumlah pasien positif dari 139 orang menjadi 147 orang pada Kamis, (16/4/2020).
Sementara itu, data untuk pasien sembuh masih sama dengan hari sebelumnya, yakni 11 orang, sedangkan jumlah meninggal dunia 15 orang.
Selain kasus positif, data terbaru juga menunjukkan adanya kenaikan pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 695 orang menjadi 710 orang. Untuk mereka yang selesai pemantauan 15 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 695 orang.
Kemudian, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2.413 orang kembali naik menjadi 2.423 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan meningkat menjadi 364 orang dan masih dalam pemantauan 2.059 orang.
Selanjutnya, untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 760 orang bertambah menjadi 807 orang, selesai pengawasan 150 orang, dan masih dalam pengawasan 657 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal dunia saat ini mencapai 39 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.
“Saat ini kita sedang berada pada masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), akan tetapi berdasarkan pengamatan masih banyak di antara saudara-saudara kita yang masih perlu dilakukan edukasi dan belum dapat melaksanakan PSBB secara konsisten,” katanya.
Dadang mengungkapkan, cara yang paling efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan konsisten dan kesadaran semua pihak.
“Mengapa kita perlu konsisten dalam PSBB, karena saat ini perkembangan kasus positif, OTG, ODP dan PDP terus bertambah, serta menyebar di seluruh wilayah di Kota Depok dan penularannya sudah melalui transmisi lokal, di samping imported case,” tuturnya.
Terkait hal itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah. “Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” kata Idris.
-
FOTO07/03/2026 22:59 WIBFOTO: Aksi Tolak Serangan ke Palestina, Massa Ajak Boikot Produk Israel
-
RAGAM07/03/2026 22:42 WIBPerjalanan Karier Vidi Aldiano di Industri Musik Indonesia
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:17 WIBDirut BPJS Kesehatan Gandeng Pemda Mimika Perkuat JKN
-
NASIONAL08/03/2026 00:01 WIBPanja Judi Online Mandek, NIC Minta DPR Bertindak Serius
-
NASIONAL07/03/2026 18:30 WIBMudik Gratis Lintas Moda Perkuat Layanan Angkutan Lebaran
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 17:45 WIBKapolres Mimika Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026
-
RAGAM07/03/2026 21:01 WIBSuasana Duka di Rumah Vidi Aldiano, Rekan Artis Datang Beri Penghormatan
-
PAPUA TENGAH07/03/2026 18:48 WIBTawuran, Polisi Amankan 7 Pelajar dan Sita 18 Busur Panah

















