Berita
Akibat Terinfeksi Corona, 150 Dokter Meninggal di Italia
Asosiasi Dokter Italia menyatakan setidaknya 150 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona atau covid-19 di negara tersebut. Para dokter yang meninggal merupakan tenaga medis yang terkena paparan langsung saat menangani pasien positif covid-19. Dari data Asosiasi Dokter Italia, kematian tenaga kesehatan menyumbang angka 10 persen dari total kasus pasien meninggal akibat covid-19. “Di Italia, […]
Asosiasi Dokter Italia menyatakan setidaknya 150 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona atau covid-19 di negara tersebut.
Para dokter yang meninggal merupakan tenaga medis yang terkena paparan langsung saat menangani pasien positif covid-19. Dari data Asosiasi Dokter Italia, kematian tenaga kesehatan menyumbang angka 10 persen dari total kasus pasien meninggal akibat covid-19.
“Di Italia, setidaknya 150 dokter telah meninggal setelah tertular virus corona,” bunyi pernyataan perwakilan Asosiasi Dokter Italia, dilansir dari CNN, Jumat (24/4).
Merespons angka kematian tersebut, serikat medis Italia ANAAO mengkritik keputusan Pemerintah Italia yang menyetujui pencairan dana stimulus sekitar 25 miliar euro untuk meredam dampak ekonomi dan sosial akibat covid-19.
Menurut ANAAO keputusan tersebut mengecewakan karena penambahan insentif belum mewakili pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan warga sepenuhnya.
ANAOO menilai perjuangan para tenaga kesehatan melawan ‘tsunami’ pasien covid-19 selama ini belum mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus dari pemerintah.
“Tambahan dana yang diberikan tidak cukup untuk menjamin remunerasi dari semua lembur yang dilakukan antara Februari dan Maret,” kata perwakilan ANAOO.
Di Italia, terdapat sebanyak 192.994 kasus positif covid-19. Sebanyak 25.969 orang dinyatakan meninggal dunia dan 60.498 orang dinyatakan sembuh.
Tidak hanya Italia, beberapa negara yang memiliki angka kasus covid-19 yang tinggi juga memiliki angka kematian tenaga medis dengan jumlah tak sedikit. Termasuk di pusat episentrum wabah pertama kali muncul di Wuhan, China, Inggris, Spanyol, maupun Prancis.
Di Indonesia sendiri, Ikatan Dokter Indonesia mencatat sejak Maret 2020 hingga April 2020 tercatat 23 orang dokter meninggal dunia akibat terpapar covid-19, baik pasien yang positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP).
Selain dokter, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga mencatat 11 perawat meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
NASIONAL28/01/2026 14:00 WIBPNS Wajib Tahu, KPK Terbitkan Perkom No 1 Tahun 2026 Tentang Perubahan Nilai Gratifikasi
-
EKBIS28/01/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Menggila! Naik Rp52.000 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
EKBIS28/01/2026 10:30 WIBKurs Rupiah Menguat 0,19 Persen ke Rp16.736 Saat Bursa Asia Bergerak Beragam
-
NASIONAL28/01/2026 17:11 WIBDua Tahun Bergulir, APH-RI Desak Kejagung Tegaskan Status Hukum Eks Bupati Purwakarta
-
POLITIK28/01/2026 10:00 WIBGantikan Inosentius Samsul, Penunjukan Adies Kadir Dinilai Desain Besar Kooptasi MK oleh DPR

















