Berita
Lindungi Jamaah dari Corona, Muslim Italia Putuskan Tutup Masjid Sampai Idulfitri
Seluruh masjid di Italia memutuskan untuk tetap ditutup sampai akhir Ramadan dan perayaan Idulfitri dengan alasan untuk melindungi jemaah dari penularan virus corona (Covid-19), meski pemerintah mengizinkan gereja Katolik melanjutkan misa mulai pekan depan. “Ini adalah pilihan dari masyarakat Muslim yang merasa bertanggung jawab untuk melindungi orang-orang yang paling rentan di masjid,” kata Presiden Persatuan […]
Seluruh masjid di Italia memutuskan untuk tetap ditutup sampai akhir Ramadan dan perayaan Idulfitri dengan alasan untuk melindungi jemaah dari penularan virus corona (Covid-19), meski pemerintah mengizinkan gereja Katolik melanjutkan misa mulai pekan depan.
“Ini adalah pilihan dari masyarakat Muslim yang merasa bertanggung jawab untuk melindungi orang-orang yang paling rentan di masjid,” kata Presiden Persatuan Masyarakat Islam di Italia (UCOII), Yassine Lafram, dalam pernyataan pers seperti dilansir CNN, Rabu (13/5).
UCOII juga mengimbau kepada seluruh pengurus masjid untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah terkait panduan dalam menghadapi wabah Covid-19.
Padahal, pemerintah Italia berencana memulai kembali aktivitas di rumah ibadah pada 18 Mei mendatang. Gereja Katolik diizinkan menggelar misa pada tanggal tersebut.
“Masyarakat Muslim di sini tidak merasakan perlindungan dari negara, karena sampai saat ini mereka belum membuat kesepakatan dengan komunitas kami. Hal ini membuat sejumlah masyarakat Muslim di berbagai daerah semakin rentan, karena tidak ada payung hukum yang jelas terkait tempat ibadah, mereka berada dalam posisi tidak tepat untuk menghadapi situasi yang sulit,” demikian lanjut pernyataan tersebut.
“Karena alasan tersebut, kami memutuskan tidak menunggu perintah dari pemerintah meski ada imbauan untuk membuka rumah ibadah pada 18 Mei. Kami akan tetap melanjutkan kebijakan yang diambil sejak awal secara bertanggung jawab,” lanjut pernyataan tersebut.
Berdasarkan data Badan Perlindungan Sipil Italia, sampai hari ini tercatat ada 221,216 orang. Sedangkan korban meninggal mencapai 30.911 orang.
-
POLITIK27/09/2026 06:00 WIBPSI: Urusan Pemilu Kok Nggak Kelar-Kelar
-
JABODETABEK27/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Minggu Ini
-
RAGAM27/09/2026 19:30 WIBBukan Cuma Mancing! WMI Gandeng Raksasa BUMN Cetak Pengusaha Difabel di Bogor
-
JABODETABEK27/09/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka Pagi hingga Siang
-
NUSANTARA27/09/2026 08:30 WIB3 Pekerja Tertimbun Longsor Saat Bangun Talut di Sleman
-
RIAU27/09/2026 11:45 WIBEmpat Pengedar Narkoba Ditangkap di Pekanbaru, Polisi Sita Sabu dan Happy Five
-
EKBIS27/09/2026 07:00 WIBKemenperin Bongkar 3 Pilar Industri Kimia Hijau
-
NUSANTARA27/09/2026 07:30 WIBKarhutla Rinjani Belum Terkendali