Berita
Kepala BP2MI Pimpin Penggrebekan Rumah Mewah di Garut Berisi 15 ABK Terlantar
AKTUALITAS.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), menggerebek tempat penampungan Anak Buah Kapal (ABK) di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Rabu malam (19/8/2020). Sebanyak 15 ABK berhasil ditemukan dalam sebuah rumah mewah di kawasan objek wisata Cipanas, Kampung Tegal Jambu, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler. Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani […]
AKTUALITAS.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), menggerebek tempat penampungan Anak Buah Kapal (ABK) di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Rabu malam (19/8/2020). Sebanyak 15 ABK berhasil ditemukan dalam sebuah rumah mewah di kawasan objek wisata Cipanas, Kampung Tegal Jambu, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler.
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan, saat 15 ABK itu ditemukan mereka mengaku berasal dari wilayah yang berbeda-beda. Di antaranya berasal dari Garut, Tasikmalaya, Purwakarta, Makasar, Manado dan sejumlah daerah lainnya.
Para ABK tersebut dengan sengaja ditampung tanpa dipenuhi kebutuhan hidupnya secara layak. “Saat kami gerebek, ada 15 ABK dari sejumlah daerah di Indonesia,” ujar Benny.
Para ABK tersebut ternyata dipekerjakan selama dua tahun di sebuah perusahaan kapal ikan di negara Taiwan. Namun ternyata, saat kembali ke tanah air, hak atau gaji mereka tidak diberikan seluruhnya, sehingga para ABK tak berani ke kampung halamannya.
“Mereka (para ABK) tak berani pulang kampung karena khawatir uang gaji selama ini hangus, tak diberikan pihak perusahaan agency di Garut,” ungkap Benny.
Untuk sementara ini, Dia melanjutkan, enam orang akan dibawa ke Jakarta, sedangkan sebanyak sembilan orang kembali ke daerahnya masing-masing.
Pihak BP2MI menjamin ABK yang diamankan di Jakarta maupun yang pulang kampung.
“Saat ini kami fokus pada upaya penyelamatan para ABK, selanjutnya akan dilakukan proses hukum,” tuturnya.
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah
-
NASIONAL11/02/2026 13:00 WIBBantu Warga Gaza, Mensesneg Ungkap RI Bakal Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian
-
POLITIK11/02/2026 14:00 WIBNasDem Belum Putuskan Dukungan Prabowo Dua Periode
-
RAGAM11/02/2026 12:30 WIBAda Libur Panjang Imlek 2026, Berikut Rinciannya
-
JABODETABEK11/02/2026 19:00 WIBParkir Liar dan PKL di Pancoran Glodok Ditertibkan Petugas
-
JABODETABEK11/02/2026 14:30 WIBPaspampres Bantah Anggotanya Terlibat Penganiayaan Ojol di Kembangan