DUNIA
Presiden Brasil: AS Karang Kebohongan untuk Serang Iran
AKTUALITAS.ID – AS dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang mengganggu pelayaran global, menyebabkan harga minyak melonjak, dan mengguncang perekonomian global.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan kepada pers bahwa Amerika Serikat (AS) mengarang sebuah kebohongan sebagai dalih untuk melancarkan “perang yang tidak perlu” terhadap Iran.
“AS terlibat dalam perang yang tidak perlu di Iran, mengklaim bahwa Iran memiliki senjata nuklir atau mereka berupaya membuat senjata nuklir. Itu bohong!” ujar Lula dalam sebuah wawancara di Negara Bagian Ceara, Brasil timur laut, pada Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan AS berulang kali melancarkan perang atas dasar kebohongan, seraya mencontohkan dugaan kepemilikan senjata pemusnah massal di Irak yang tak pernah ditemukan. “Itu hanya dalih dan perang tak pernah menyelesaikan apa pun,” ungkap Lula.
Lula menyerukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan refleksi rasional atas konflik tersebut, seraya mengungkapkan situasi tersebut berdampak langsung pada Brasil dengan memicu kenaikan harga bahan bakar dan meningkatkan tekanan ekonomi.
Dengan Selat Hormuz diblokir, Brasil menghadapi tekanan kenaikan harga solar, sebutnya, seraya menambahkan bahwa Pemerintah Brasil telah menurunkan pajak bahan bakar dan meningkatkan pengawasan pasar guna melindungi mata pencaharian warga berpenghasilan rendah.
(Yan Kusuma/goeh)
-
FOTO25/05/2026 05:28 WIBFOTO: Majelis Dakwah Islamiyah Gelar Syukuran di Milad ke-48
-
OASE25/05/2026 05:00 WIBHaji Wada: Detik-Detik Perpisahan Nabi Muhammad SAW
-
EKBIS25/05/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Sempat Menguat Lalu Berbalik Melemah
-
NASIONAL25/05/2026 15:31 WIBNamanya Kerap Disebut di Kasus Korupsi, Jokowi Belum Pernah Diperiksa Penegak Hukum
-
EKBIS25/05/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Satu-Satunya Mata Uang Asia yang Melemah
-
JABODETABEK25/05/2026 07:30 WIBCatat! 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Senin Ini
-
NUSANTARA25/05/2026 14:30 WIBBromo Lockdown Wisata 4 Hari untuk Ritual Yadnya Kasada
-
EKBIS25/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Melesat Saat Pasar Global Bergejolak