Berita
Hasto: Ada Kepala Daerah Tak Marah Melihat Fasilita Publik Dirusak Kelompok Anarko
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuding kelompok anarko sebagai biang rusuh aksi demo UU Cipta Kerja. Hasto menilai, kelompok anarko sengaja membuat ricuh karena tidak percaya kepada pemerintahan sah. “Anarko telah hadir dengan segala kepentingannya untuk merusak tatanan peradaban, merusak fasilitas publik, kedepankan budaya anarkis serta tidak percaya pada pemerintahan yang sah,” […]
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuding kelompok anarko sebagai biang rusuh aksi demo UU Cipta Kerja. Hasto menilai, kelompok anarko sengaja membuat ricuh karena tidak percaya kepada pemerintahan sah.
“Anarko telah hadir dengan segala kepentingannya untuk merusak tatanan peradaban, merusak fasilitas publik, kedepankan budaya anarkis serta tidak percaya pada pemerintahan yang sah,” ujar Hasto melalui siaran pers, Minggu (11/10/2020).
Hasto menyindir kepala daerah yang bersikap tenang kendati kotanya dirusak oleh kelompok anarko. Sikap kepala daerah yang tak disebut namanya itu, dibandingkan dengan marahnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
“Apa yang dilakukan oleh Bu Risma adalah sikap tegas melawan Anarko. Jadi kami heran, ada kepala daerah yang tenang-tenang melihat fasilitas publik milik rakyat dirusak oleh kelompok Anarko,” kata Hasto.
Hasto mengatakan, demokrasi Indonesia dibangun sebagai mekanisme penyelesaian konflik guna membangun konsensus. Termasuk dengan pembentukan UU Cipta Kerja yang dinilai untuk mengedepankan kepentingan rakyat.
“Jaman Pak Harto sebagai Presiden, undang-undangnya praktis tidak ada kontroversi. Undang-undang nampak baik. Namun karena hakekatnya kekuasaan otoriter, akhirnya menjadikan rakyat sebagai korban, begitu banyak rakyat meninggal akibat kekuasaan otoriter tsb. Sementara Pak Jokowi sungguh-sungguh bekerja keras membawa kemajuan bagi bangsa,” jelasnya.
-
PAPUA TENGAH05/04/2026 17:30 WIBKebakaran di Kilometer 9 Timika Hanguskan Dua Rumah dan Kandang Ternak
-
RAGAM05/04/2026 19:30 WIBWaspadai 6 Bahan “Red Flag” yang Tersembunyi Dalam Makanan Kudapan
-
RIAU05/04/2026 17:00 WIBPolda Riau Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, Sita Lebih 10 Ribu Liter Solar
-
NUSANTARA05/04/2026 11:30 WIBTragis! Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dipalak Preman
-
POLITIK05/04/2026 13:00 WIBBawaslu Pasaman Barat Kawal Ketat Data Pemilih 2026
-
EKBIS05/04/2026 20:30 WIBStok Beras Sulsel Melonjak, Tembus 761 Ribu Ton
-
RIAU05/04/2026 23:00 WIBPolres Pelalawan Ungkap Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Diperkuat untuk Efek Jera
-
NASIONAL05/04/2026 20:00 WIBKemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 T

















