Berita
Rabu Pagi, Dolar AS Menyusut ke Rp 14.104
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menyusut ke level Rp 14.104. Angka tersebut tercatat melemah 45 poin (0,3%). Demikian dikutip dari data RTI, Rabu (2/12/2020). Hingga pukul 09.55 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.099-14.149. Jika ditarik dalam sepekan terakhir, dolar AS tercatat melemah 0,2% atau bergerak […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menyusut ke level Rp 14.104. Angka tersebut tercatat melemah 45 poin (0,3%).
Demikian dikutip dari data RTI, Rabu (2/12/2020). Hingga pukul 09.55 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.099-14.149.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, dolar AS tercatat melemah 0,2% atau bergerak di rentang Rp 13.877-14.196. Sedangkan jika dibandingkan dalam sebulan terakhir, dolar AS melemah 3% atau bergerak di rentang Rp 13.877-14.568.
Pelemahan dolar AS pagi ini juga terjadi terhadap mata uang lainnya. Selain ditekan rupiah, dolar AS pagi ini terpantau melemah di antaranya terhadap dolar Taiwan, yuan China, dan won Korsel.
Sebaliknya, rupiah pagi ini mayoritas menguat terhadap mata uang lainnya. yen Jepang, pound sterling, dan dolar AS jadi mata uang yang paling kuat ditekan rupiah pagi ini.
Dari data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini ada di level Rp 14.092. Dolar AS secara tahunan bergerak di level Rp 13.565-16.620.
-
NUSANTARA15/08/2026 18:30 WIBGempa M 6,4 Simalungun Bikin Warga Medan Hingga Aceh Berhamburan Keluar Rumah
-
NASIONAL15/08/2026 19:00 WIBKemhan Beri Restu Logonya Dipasang di Kapal Haji Isam
-
NASIONAL15/08/2026 13:00 WIBAmnesty: Pidato Prabowo Disebut Minim Bahas HAM
-
NUSANTARA15/08/2026 11:30 WIBGempa M7 NTT Telan 5 Korban Jiwa
-
NASIONAL15/08/2026 17:00 WIBEddy Soeparno Desak MBG Dibersihkan dari Masalah
-
NASIONAL15/08/2026 16:00 WIBDasco Pastikan Perpres Ojol Hampir Final
-
RAGAM15/08/2026 14:00 WIB3 Hari Paling Menegangkan Sebelum Indonesia Merdeka
-
DUNIA15/08/2026 12:00 WIBTrump Siap Deklarasikan Selat Hormuz Jadi Milik Amerika Serikat