DUNIA
NATO Tembak Jatuh Drone Asing di Latvia
AKTUALITAS.ID – Ketegangan di wilayah perbatasan NATO dan Rusia berada di titik didih tertinggi. Jet tempur misi Patroli Udara Baltik Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) mengambil tindakan tegas dengan menembak jatuh sebuah drone asing yang nekat menyusup ke wilayah udara Latvia pada Jumat (14/8/2026).
Langkah drastis ini mengonfirmasi bahaya nyata yang kian meluas dari konflik Rusia-Ukraina ke wilayah kedaulatan negara-negara anggota NATO. Militer Latvia menegaskan bahwa masuknya drone siluman tersebut merupakan dampak langsung dari “perang elektromagnetik” tak kasat mata yang dilancarkan Rusia di kawasan perbatasan.
Juru bicara NATO menyatakan pihaknya langsung meluncurkan penyelidikan khusus untuk mengidentifikasi bangkai drone serta pola ancaman yang terjadi. Insiden ini kian mempertegas kekhawatiran Eropa atas intensitas aktivitas drone Rusia yang semakin berani menerobos batas perbatasan NATO.
Kementerian Pertahanan Latvia mengonfirmasi kepada AFP bahwa ini merupakan kali kedua sebuah drone asing berhasil diintersepsi dan ditembak jatuh di wilayah udara mereka.
“Selama agresi Rusia di Ukraina berlanjut, kemungkinan terulangnya kasus di mana drone asing memasuki atau mendekati wilayah udara Latvia tetap ada,” tegas pernyataan resmi militer Latvia, dikutip dari Euro News.
Menanggapi eskalasi yang kian memanas, militer Latvia langsung mengerahkan unit pertahanan udara tambahan ke perbatasan timur. Pemantauan radar kini ditingkatkan hingga level tertinggi di sejumlah wilayah krusial, antara lain kota Augšdaugava, Preiļi, Rēzekne, Balvi, dan Alūksne.
Sebagai informasi, misi Patroli Udara Baltik NATO melibatkan penempatan pasukan tempur secara bergantian setiap empat bulan sekali guna menjaga benteng pertahanan timur Eropa.
Fenomena drone “nyasar” ke wilayah Latvia meningkat drastis sejak Rusia melancarkan invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022 lalu. Namun, Latvia bukan satu-satunya korban imbas perang elektronik ini.
Di wilayah selatan, Rumania juga menjadi sasaran empuk. Pekan lalu, militer Rumania terpaksa memuntahkan amunisi dan menembak jatuh tiga pesawat nirawak hanya dalam kurun waktu tiga hari.
Kantor Kejaksaan Agung Rumania menetapkan setidaknya satu dari drone yang berhasil dicegat adalah jenis Shahed—drone mematikan yang masif digunakan pasukan Rusia untuk melumat sasaran di Ukraina.
Tak berhenti di situ, tim penyelam militer Rumania juga baru saja menghancurkan dua drone tempur tipe Gerbera di Laut Hitam pada Selasa lalu, persis di dekat area proyek gas vital Neptun Deep. (Mun)
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
OASE30/09/2026 05:00 WIBSurah Al-Jinn Bongkar Pengakuan Kaum Jin
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis
-
JABODETABEK30/09/2026 05:30 WIBAkhir September, Jakarta Diprediksi Cerah Merata
-
RAGAM30/09/2026 13:30 WIBIlmuwan Jepang Sebut RI Simpan ‘Bom Waktu’ Megathrust