Berita
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Laut di Malut Bisa Capai 6 Meter
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate meminta masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut mewaspadai gelombang laut yang mencapai ketinggiannya bisa mencapai 4-6 meter di Perairan Halmahera Bagian Utara, pada akhir pekan ini. “Kami meminta sejumlah aktivitas pelayaran dari dan ke berbagai wilayah di Malut untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang […]
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate meminta masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut mewaspadai gelombang laut yang mencapai ketinggiannya bisa mencapai 4-6 meter di Perairan Halmahera Bagian Utara, pada akhir pekan ini.
“Kami meminta sejumlah aktivitas pelayaran dari dan ke berbagai wilayah di Malut untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang mencapai hingga 6 meter,” kata prakirawan cuaca BMKG Sultan Baabullah Ternate Justia Prislly D di Ternate, Sabtu (16/4/2021), seperti dikutip dari Antara.
Akibat cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir, aktivitas pelayaran, terutama pengguna kapal berukuran kecil, belum bisa berlayar.
Selain itu, Justia juga mengingatkan bahwa dalam dua hari ke depan berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Jailolo, Sidangoli, Ternate, Tidore, Galela, Tobelo dan Morotai dan untuk seluruh wilayah Malut dengan suhu udara : 23 derajat Celcius – 32 derajat Celcius, kelembaban udara : 65 – 100 persen, angin : barat daya – utara, 05 – 40 km/jam dan peringatan dini waspada potensi angin permukaan hingga 50 km/jam.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di wilayah Jailolo, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, Kao, Maba, Weda, Bacan, Pulau Kasiruta dan sekitarnya.
Sebelumnya, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate Miraza AP menyatakan aktivitas pelayaran antarpulau dari Ternate ke berbagai daerah lainnya ditunda karena cuaca buruk.
“Berdasarkan rekomendasi BMKG setempat, cuaca ekstrem disertai angin kencang dan gelombang tinggi sangat membahayakan keselamatan, terutama pengguna kapal berukuran kecil, karena gelombang laut mencapai 4 hingga 6 meter,” katanya.
Sehingga, untuk aktivitas pelayaran dari Ternate ke berbagai daerah, seperti Pulau Batang Dua belum diizinkan untuk berlayar. Kapal perintis, kapal fery milik ASDP maupun kapal rakyat tujuan Ternate-Batang Dua maupun Kota Bitung juga belum diizinkan beroperasi, untuk mengantisipasi kecelakaan laut.
Sementara itu, sejumlah calon penumpang speedboat tujuan Ternate-Makian, Kabupaten Halmahera Selatan juga terpaksa menunda keberangkatan.
(ANTARA)
-
OTOTEK24/09/2026 14:30 WIBMalware Baru RatHat Bikin HP Tak Lagi Aman
-
DUNIA24/09/2026 15:00 WIBChina Sinyal J-36 Dibekali Laser Tempur
-
POLITIK24/09/2026 09:00 WIBDemokrat Nilai Wacana Capres 2 Fraksi Ideal
-
NASIONAL24/09/2026 07:00 WIBGus Ipul Bantah Isu Aliran Dana di Muktamar NU
-
NASIONAL24/09/2026 11:00 WIBBNPB: 209,78 Hektare Masih Terbakar
-
NASIONAL24/09/2026 10:00 WIBPFI Desak Negara Kembali Cari 5 Jurnalis yang Hilang
-
NASIONAL24/09/2026 13:00 WIBAsep Wahyuwijaya: Pertumbuhan KAI Tak Boleh Mengorbankan Penumpang
-
DUNIA24/09/2026 12:00 WIBWali Kota New York: Netanyahu Disebut Dalang Genosida Palestina