Berita
31 Prajurit Tewas Usai Diserang Kelompok Jihadis di Nigeria
Jihadis yang termasuk dalam kelompok ISIS menyerbu konvoi para tentara di pangkalan di negara bagian Borno, Timur Laut Nigeria. Setidaknya ada 31 tentara yang tewas dalam peristiwa ini. Dilansir AFP, Selasa (27/4/2021), penyerangan itu terjadi pada Minggu. Sebelum melakukan penyerbuan, para jihadis ini merebut senjata milik tentara. Serangan itu adalah yang paling mematikan tahun ini […]
Jihadis yang termasuk dalam kelompok ISIS menyerbu konvoi para tentara di pangkalan di negara bagian Borno, Timur Laut Nigeria. Setidaknya ada 31 tentara yang tewas dalam peristiwa ini.
Dilansir AFP, Selasa (27/4/2021), penyerangan itu terjadi pada Minggu. Sebelum melakukan penyerbuan, para jihadis ini merebut senjata milik tentara.
Serangan itu adalah yang paling mematikan tahun ini terhadap tentara Nigeria yang telah memerangi pemberontakan jihadis selama satu dekade di wilayah yang telah menewaskan 36.000 orang dan membuat sekitar dua juta orang mengungsi dari rumah mereka.
“Kami kehilangan 31 tentara, termasuk komandan mereka yang adalah seorang letnan kolonel, dalam penyergapan oleh teroris,” kata seorang perwira militer tentang serangan yang terjadi sekitar pukul 11.00 GMT.
Para tentara itu berkonvoi melakukan pengawalan pengangkutan senjata Maiduguri, kata sumber militer kedua yang memberikan jumlah yang sama.
“Para teroris datang dengan beberapa truk, termasuk empat MRAP (kendaraan yang Dilindungi Penyergapan Tahan Ranjau) dan terlibat dalam konvoi dalam pertempuran sengit,” kata sumber kedua.
Para gerilyawan menyerang konvoi itu dengan granat berpeluncur roket dan membuat tentara kewalahan, yang menyebabkan “hilangnya pasukan secara besar-besaran”, katanya.
Para jihadis menyita senjata dan dua MRAP dalam serangan itu sebelum turun ke pangkalan di luar kota, kata dua sumber itu. Pemberontak menyerbu pangkalan itu dan membakarnya sebagian bersama dengan beberapa kendaraan militer.
Mainok, 50 kilometer (30 mil) dari Maiduguri, telah berulang kali menjadi sasaran para jihadis.
ISWAP memisahkan diri dari faksi arus utama Boko Haram pada tahun 2016 dan menjadi kekuatan dominan di timur laut.
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
FOTO15/03/2026 02:42 WIBFOTO: Nurani Astra Serahkan 20 Unit Ambulans untuk Penanganan Bencana Aceh dan Sumatra
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
DUNIA14/03/2026 15:00 WIBIran: Perang Tak Bisa Dimenangkan dengan Cuitan
-
OTOTEK14/03/2026 12:30 WIBPolisi Ungkap Modus Smishing yang Bisa Curi Data Pribadi
-
NASIONAL14/03/2026 21:00 WIBBahlil: Impor LPG Indonesia Dialihkan dari Timur Tengah, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
JABODETABEK14/03/2026 17:00 WIB10 Rumah dan Dua Lapak Hangus Dilalap Api di Pesanggrahan
-
NUSANTARA14/03/2026 13:33 WIBKajari Tahan Kadishub Padangsidimpuan dalam Kasus Setoran Parkir

















