OTOTEK
Dengan Dukungan Gemini AI,Google Maps Hadirkan Tampilan 3D
AKTUALITAS.ID – Untuk membuat pengalaman navigasi menjadi lebih intuitif dan informatif, Google Maps menambahkan tampilan peta tiga dimensi serta integrasi kecerdasan buatan.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah hadirnya tampilan peta 3D yang memberikan visual lingkungan sekitar dengan lebih realistis, sebagaimana dilaporkan Carscoops pada Kamis kemarin waktu setempat.
Fitur ini memungkinkan pengguna melihat bangunan dan lanskap secara lebih jelas ketika mengikuti rute perjalanan.
Selain peningkatan visual, pembaruan ini juga membawa sejumlah fitur navigasi baru yang dirancang untuk membantu pengemudi memahami kondisi jalan dengan lebih baik.
Peta kini menampilkan informasi tambahan seperti jalur kendaraan, penyeberangan pejalan kaki, hingga lampu lalu lintas.
Tampilan peta juga akan menyesuaikan secara otomatis saat kendaraan mendekati persimpangan atau titik penting.
Sistem akan melakukan zoom otomatis agar pengemudi dapat melihat detail jalan dengan lebih jelas ketika akan berbelok atau berpindah jalur.
Pembaruan tersebut juga menghadirkan dukungan kecerdasan buatan yang membuat instruksi navigasi menjadi lebih mudah dipahami.
Dengan bantuan AI, aplikasi dapat memberikan panduan arah yang lebih natural dan relevan dengan kondisi perjalanan pengguna.
Selain itu, pengguna juga dapat memperoleh informasi lebih lengkap mengenai rute yang dipilih.
Aplikasi akan memberikan gambaran berbagai opsi rute beserta konsekuensinya, seperti waktu tempuh atau kondisi lalu lintas.
Pembaruan ini juga memperkenalkan fitur bernama Ask Maps yang didukung Gemini AI, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan langsung kepada aplikasi menggunakan teknologi AI.
Melalui fitur ini, pengguna dapat meminta rekomendasi tempat atau merencanakan perjalanan secara lebih mudah.
Fitur Ask Maps memanfaatkan teknologi AI untuk memproses berbagai informasi seperti ulasan pengguna dan data lokasi bisnis.
Dengan begitu, aplikasi dapat memberikan jawaban yang lebih relevan ketika pengguna mencari tempat makan, destinasi wisata, atau lokasi tertentu.
Pembaruan ini mulai diluncurkan secara bertahap kepada pengguna di beberapa wilayah seperti Amerika Serikat dan India, dengan rencana ketersediaan yang lebih luas di masa mendatang.
(Ari Wibowo/goeh)
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
Berita13/09/2026 23:00 WIBPolres Metro Jakarta Pusat Ungkap Peredaran 5,2 Kilogram Sabu di Cengkareng
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
POLITIK13/09/2026 06:00 WIBDPR: Tak Ada Force Majeure untuk Menunda Pilkades

















