Berita
Presiden Turkmenistan Minta ‘Gerbang Neraka’ di Akhiri
Presiden Turkmenistan menyerukan diakhirinya salah satu pemandangan paling terkenal tetapi mengerikan di negara itu – kawah gas alam yang menyala-nyala yang dikenal luas sebagai “Gerbang Neraka.” Kawah gurun yang terletak sekitar 260 kilometer (160 mil) utara ibu kota, Ashgabat, telah terbakar selama beberapa dekade dan merupakan pemandangan populer bagi sejumlah kecil turis yang datang ke […]
Presiden Turkmenistan menyerukan diakhirinya salah satu pemandangan paling terkenal tetapi mengerikan di negara itu – kawah gas alam yang menyala-nyala yang dikenal luas sebagai “Gerbang Neraka.”
Kawah gurun yang terletak sekitar 260 kilometer (160 mil) utara ibu kota, Ashgabat, telah terbakar selama beberapa dekade dan merupakan pemandangan populer bagi sejumlah kecil turis yang datang ke Turkmenistan, negara yang sulit dimasuki.
Situs berita Turkmenistan Turkmenportal mengatakan, pada tahun 1971, keruntuhan pengeboran gas membentuk kawah tersebut, dengan diameter sekitar 60 meter (190 kaki) dan kedalaman 20 meter (70 kaki). Untuk mencegah penyebaran gas, ahli geologi menyalakan api, berharap gas akan habis dalam beberapa minggu.
Kebakaran spektakuler yang tidak diinginkan itu sangat terkenal dan TV pemerintah menunjukkan Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov melaju kencang di sekitarnya dengan truk off-road pada tahun 2019.
Tetapi Berdymukhamedov memerintahkan pemerintahnya mencari cara untuk memadamkan api tersebut, dikutip dari AP, Senin (10/1).
Alasan perintah pemadaman itu karena menyebabkan kerusakan ekologi dan mempengaruhi kesehatan warha yang tinggal di daerah itu, seperti dilaporkan koran pemerintah Neitralny Turkmenistan melaporkan pada Sabtu.
-
RIAU28/06/2026 11:59 WIBBupati Kasmarni Serahkan Piala Bergilir MTQ Riau, Target Bengkalis Rebut Kembali Gelar Juara
-
NASIONAL28/06/2026 16:00 WIBKomisi I: Peserta SPPI Disiapkan Jadi Manajer Pembangunan, Bukan Prajurit Tempur
-
DUNIA28/06/2026 15:00 WIBBaru Teken Damai, Langit Lebanon Dibom Israel
-
POLITIK28/06/2026 16:43 WIBMeski Didukung Jokowi, Tidak Jaminan PSI akan Jadi Partai Besar
-
RIAU28/06/2026 16:20 WIBPolda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
-
RAGAM28/06/2026 11:30 WIBStudi Lama Ungkap Dugaan Hajar Aswad Berasal dari Meteorit
-
POLITIK28/06/2026 17:29 WIBBesok, DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik Anggota KPU RI Terkait Penggunaan Helikopter
-
EKBIS28/06/2026 13:00 WIBPurbaya Bantah Restitusi Ditahan