Connect with us

DUNIA

Israel Tewaskan 3 Warga Sipil Lebanon

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon kembali meningkat setelah serangan drone Israel menghantam sebuah kendaraan di wilayah selatan Lebanon. Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, sementara kedua belah pihak menyampaikan versi yang berbeda mengenai identitas para korban.

Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan terjadi pada Kamis (25/6) di jalan yang menghubungkan Zawtar dan Mayfadoun. Selain tiga korban meninggal dunia, satu orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Insiden ini menjadi serangan mematikan ketiga yang terjadi sejak awal pekan, sehingga jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon dalam beberapa hari terakhir bertambah menjadi sedikitnya tujuh orang.

Militer Israel menyatakan bahwa operasi tersebut menargetkan anggota Hizbullah yang dianggap menimbulkan ancaman keamanan. Dalam keterangannya, Israel mengklaim pasukannya mengidentifikasi lima anggota Hizbullah di wilayah Zawtar al-Sharqiyah.

Pada operasi terpisah, militer Israel juga mengaku menargetkan seorang anggota Hizbullah yang disebut membawa senjata di sekitar kawasan strategis Ali al-Taher.

“Menyusul identifikasi tersebut, Angkatan Udara dan pasukan darat Israel melepaskan tembakan ke arah para teroris dan melenyapkan mereka untuk menghilangkan ancaman,” demikian pernyataan militer Israel.

Namun, Hizbullah membantah klaim tersebut. Kelompok yang didukung Iran itu menyatakan bahwa korban tewas merupakan warga sipil dan menuduh Israel kembali melakukan serangan terhadap penduduk sipil di tengah masih berlakunya gencatan senjata.

Hizbullah menyebut serangan tersebut sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap kesepakatan gencatan senjata dan menilai tindakan Israel semakin memperburuk situasi keamanan di Lebanon selatan.

Hingga kini belum ada verifikasi independen yang dapat memastikan identitas para korban maupun rincian operasi di lokasi kejadian. Klaim Israel bahwa korban merupakan anggota Hizbullah dan pernyataan Hizbullah bahwa korban adalah warga sipil masih saling bertentangan.

Serangan terbaru ini kembali menyoroti rapuhnya situasi keamanan di perbatasan Israel-Lebanon. Di tengah gencatan senjata yang masih berlaku, setiap insiden bersenjata berpotensi meningkatkan ketegangan dan memperbesar risiko eskalasi konflik di kawasan. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version