DUNIA
Usai 3 Pangkalan Udara Diserang, Pakistan Tutup Wilayah Udara
AKTUALITAS.ID – Al Jazeera melaporkan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan telah mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan wilayah udara Pakistan akan ditutup mulai pukul 03.15 pagi hingga pukul 12.00 siang waktu setempat.
Pasukan militer India dilaporkan menyerang tiga pangkalan udara Pakistan dini hari ini, Rabu (14/5/2025).
Media militer Pakistan mengabarkan serangan itu menggunakan rudal yang menyasar pangkalan udara Nur Khan di Rawalpindi, pangkalan udara Rafiqui di Shorkot, Provinsi Punjab, dan pangkalan udara Murid di Kota Chakwal, yang berjarak sekitar 120 kilometer dari ibu kota Islamabad.
Juru bicara militer Pakistan Ahmed Sharif Chaudhry sebelumnya melaporkan India telah menembakkan enam rudal balistik yang jatuh di wilayahnya sendiri.
Rudal-rudal itu disebut jatuh di wilayah komunitas Sikh yang masih dalam teritori India.
Chaudhry mengeklaim lima rudal mendarat di Amritsar dan satu rudal jatuh di Adampur. Keduanya merupakan kota di negara bagian Punjab, India, demikian dilaporkan Al Jazeera.
“Dengan Pindi (Rawalpindi) yang diserang, serta serangan terhadap pangkalan udara lainnya seperti yang ada di Sargodha, perang telah berubah menjadi lebih buruk,” kata direktur senior Institute for Strategy and Policy di Washington, Kamran Bokhari. (Purnomo/Goeh)
-
EKBIS31/12/2025 21:45 WIBCadangan Aset Kripto Indodax Dipertanyakan, OJK Diminta Tegakkan Aturan
-
RIAU31/12/2025 13:00 WIBKapolres Bengkalis Sampaikan Pengungkapan Kasus Sepanjang 2025
-
POLITIK31/12/2025 14:00 WIBWakil Ketua Komisi XIII DPR: Pilkada harus dipilih “secara langsung”
-
EKBIS31/12/2025 11:30 WIBHarga Emas Antam Stabil di Rp2,501 Juta per Gram pada Rabu Ini
-
NASIONAL31/12/2025 12:30 WIBSah! Presiden Prabowo Teken KUHAP Baru Jadi UU Nomor 20 Tahun 2025
-
NASIONAL31/12/2025 16:30 WIBKapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Serentak Pati Hingga Tamtama
-
EKBIS31/12/2025 18:00 WIBPascabencana Sumatera, Wamentan Pastikan Pemulihan Sektor Pertanian
-
NASIONAL31/12/2025 11:00 WIBWaka MPR Eddy Soeparno: Percepatan Transisi Energi Nasional Mendesak