DUNIA
Bantah Kehabisan Rudal, Israel Siap Perang Lama dengan Iran
AKTUALITAS.ID – Israel secara terbuka menegaskan kesiapan menghadapi konflik jangka panjang dengan Iran, meskipun beberapa laporan menyebutkan kekurangan rudal. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan Israel tidak kehabisan rudal dan siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Dalam pernyataan video yang dirilis Jumat (20/6/2025), Zamir memperingatkan agresi militer ini akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa Iran telah menyiapkan rencana besar untuk menghancurkan Israel, dan saat ini mencapai titik kritis setelah bertahun-tahun pembangunan senjata dan jaringan proksi teror di kawasan.
Iran disebut memiliki sekitar 2.500 r.udal balistik jarak menengah, dengan proyeksi meningkat menjadi 8.000 rudal dalam dua tahun ke depan. Situasi ini memaksa Israel untuk melancarkan serangan yang menargetkan fasilitas nuklir, jalur udara menuju Teheran, dan menghancurkan hampir setengah dari peluncur rudal Iran yang ada.
Iran membalas dengan meluncurkan lebih dari 470 rudal balistik dan sekitar 1.000 drone ke wilayah Israel, yang menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai ribuan lainnya. Infrastruktur penting seperti universitas, rumah sakit, dan kilang minyak turut menjadi sasaran serangan tersebut.
Meskipun begitu, sistem pertahanan udara Israel mampu menangkis sebagian besar serangan. IDF menyatakan hanya 5-10 persen rudal dan drone yang berhasil menembus perlindungan dan menghantam wilayah permukiman atau lahan terbuka.
Mengenai kekhawatiran publik soal ketersediaan amunisi, militer Israel menegaskan mereka tetap siap dan mampu menghadapi berbagai skenario perang jangka panjang. Mereka bahkan membantah laporan bahwa Israel harus mulai melakukan penghematan amunisi pertahanan udara.
Zamir menambahkan Israel kini memasuki babak paling kompleks dalam sejarah militernya, dan kesiapan serta strategi jangka panjang menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman Iran yang terus berkembang.
Situasi ini menunjukkan ketegangan yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah, dengan Israel dan Iran siap mempertahankan kepentingan dan keamanan nasional mereka dalam konflik yang diperkirakan akan berlangsung lama. (Mun)
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 19:00 WIBAparat Gabungan Kembali Gagalkan Penyeludupan Miras di Pelabuhan Poumako
-
NASIONAL15/03/2026 20:00 WIBWacana ASN WFH, Komisi II: Layanan Publik Harus Tetap Optimal
-
NASIONAL15/03/2026 18:30 WIBKPK Cetak “Hattrick”, Alarm Darurat di Jawa Tengah
-
OLAHRAGA15/03/2026 16:00 WIBTak Hanya Putri KW, Alwi Farhan Juga Menyusul ke Final Swiss Open 2026
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 16:14 WIBApi Hanguskan Tiga Rumah Indekos di Mimika Baru
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 20:16 WIBTerpeleset Saat Memancing, Seorang Pemuda Hilang di Perairan Poumako
-
PAPUA TENGAH15/03/2026 21:00 WIBPerkuat Siskamtibmas, Wakapolres Mimika Resmikan Pos PEKA Manguni
-
OLAHRAGA15/03/2026 22:30 WIBKimi Antonelli Berhasil Menjuarai GP China 2026