DUNIA
Trump Tolak Perpanjang New START
AKTUALITAS.ID – New START ditandatangani pada 2010 dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011 untuk masa perjanjian 10 tahun.
Pada 2021, beberapa pekan setelah Joe Biden menggantikan Trump sebagai presiden, AS dan Rusia sepakat memperpanjang perjanjian tersebut selama lima tahun hingga 4 Februari 2026.
Portal berita AS, Axios, Kamis, melaporkan bahwa pejabat AS dan Rusia hampir mencapai kesepakatan untuk tetap mematuhi batasan New START setidaknya selama enam bulan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya menginginkan perjanjian nuklir yang lebih baik untuk menggantikan kesepakatan lama dengan Rusia yang baru saja berakhir.
Trump menyatakan hal itu di media sosial, Kamis (5/2) setelah Traktat New START — perjanjian terakhir dengan Rusia tentang pengendalian nuklir — berakhir sehari sebelumnya, yang memicu kekhawatiran munculnya perlombaan senjata global yang baru.​​​​​​​
Trump sebelumnya menolak tawaran Rusia untuk memperpanjang batasan jumlah senjata nuklir dalam traktat itu selama satu tahun. Ia menilai perjanjian tersebut dinegosiasikan secara buruk oleh AS.
Perjanjian yang mulai berlaku pada 2011 itu membatasi masing-masing pihak untuk memiliki paling banyak 1.550 hulu ledak nuklir terpasang, serta 800 peluncur terpasang maupun tidak.​​​​​​​
New START juga membatasi 700 wahana pengantar senjata nuklir terpasang, termasuk rudal balistik antarbenua dan pengebom berat yang dilengkapi senjata nuklir.
“Ketimbang memperpanjang ‘NEW START’… kita seharusnya menugaskan para pakar nuklir untuk mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan dimodernisasi, yang bisa bertahan lama di masa depan,” kata Trump di platform Truth Social miliknya.​​​​​​​
Trump juga bersikeras agar China dilibatkan dalam setiap perundingan pengurangan senjata nuklir di masa depan, meski negara itu belum menunjukkan kesediaan untuk menerima gagasannya itu.
China beralasan armada nuklirnya jauh lebih kecil dibandingkan AS dan Rusia, yang jumlahnya mencakup sekitar 90 persen dari total senjata nuklir dunia jika digabungkan.
​​​​​​​
(Purnomo/goeh)
-
OLAHRAGA23/03/2026 17:00 WIBPembalap Indonesia Veda Ega Ukir Sejarah, Raih Posisi ke Tiga Moto3 Brazil
-
EKBIS23/03/2026 22:00 WIBBPH Migas: Pasokan BBM di Kawasan Bopunjur Terkendali Selama Libur Lebaran
-
NUSANTARA23/03/2026 18:00 WIBSejumlah Pemudik di Hibur Dengan Pertunjukan Musik di “Rest Area”
-
PAPUA TENGAH23/03/2026 19:30 WIBAksi Dramatis SAR Gabungan Selamatkan 8 Korban Kapal Karam di Ganasnya Muara Bokap
-
NASIONAL23/03/2026 19:00 WIBPresiden: Daripada di Korupsi Lebih Baik Untuk Makan Rakyat
-
RAGAM23/03/2026 20:00 WIBJangan Masak Langsung Makanan yang Dalam Keadaan Beku
-
JABODETABEK23/03/2026 21:00 WIB45 Personel Gulkarmat Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah
-
NASIONAL24/03/2026 06:00 WIBUsai Libur Lebaran, Yaqut Kembali Masuk Rutan KPK

















